• Headline News

    Wednesday, October 18, 2017

    Pesona Meti Kei Jilid II, Rastcap di Kota Tual Jadi Penonton Ajang Perahu Belang

    Lagu Terbaik Tahun 2021

     Tual-Malra, Kompastimur.com
    Ajang Festival Pesona Meti Kei (FPMK) yang di gagas Pemerintah Daerah Maluku Tenggara dalam rangka promosi pariwisata dan budaya untuk yang kedua kalinya setelah yang pertama pada Oktober 2016 lalu kini tampak meriah sebab selain di datangi pesinetron FTV,  Ajang FPMK Jilid II ini rencana bakal dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. 

    Berbagai persiapan menyongsong puncak kegiatan pun gencar di lakukan,  sarana infrastruktur dan tak kalah penting Festival kali ini menampilkan Budaya seni tari dan juga Lomba Perahu Belan antar Rascap (wilayah Raja-raja red)  di Kepulauan Kei. Meski demikian bagi sebagian Rascap di Kota Tual (masih satu rumpun Adat red)  hanya sebagai penonton di ajang festival perahu belang. 

    Salah satu Pemuda Kota Tual Jismi Ilmar Reubun Kepada Kompastimur.com mengatakan Kebahagiaan warga Maluku Tenggara dalam ajak Festival Pesona Meti Kei saat ini cukup lengkap terutama sebagian Rascap yang ikut sertakan perahu belang.

    "Patut berbahagialah bagi kita semua sebagai orang Kei tapi lebih layak dan  pantas berbahagialah bagi yang mengikuti miming, renang urang, vat baran, sian lulin, laar inbaba wiir insaso, tutu tavun, yuut nuhuroa yang berasal dari setiap Rascap di Tanat Evav yang mengikut sertakan Belang Kebanggaan setiap Rascapnya dalan iven adat yang sangat bergengsi tersebut," kata Jismi yang dikutip melalui Akun Facebooknya.

    Lanjut kata Dia,  tapi bagi sebagian rascap-rascap yang tidak diikut sertakan dalam lomba perahu belang dalam festival ini hanya bisa apa?.  Jismi bahkan mengapresiasi  generasi muda Evav (Kei red) yang menampilkan Belang kebanggaan mereka di ruang sosial media sebagai ajang promosi bahkan di beberapa kota studi mahasiswa asal kepulauan Kei telah mempromosikannya melalui aksi dengan membawa sertakan spanduk. 

    "Kami hanya menyaksikan warga yang memposting foto belang dengan tulisan ini belang kami mana belangmu Rascapmu," kata Jismi

    Sebagai anak adat yang berasal dari Rascap Dullah (Du Near Vit)  Kota Tual merasa malu, sedih, kecewa dan mungkin juga merasa kehilangan belang kebanggaan sebab ternyata hampir semua Raschap yang mungkin saja tidak ikut sertakan belangnya atau memang sengaja tidak di ikutkan.

    "Adakah kordinasi antara Pemerintah Kota Tual dan Pemkab Maluku Tenggara sebagai tuan rumah iven FPMK, Apakah Pemisahan Daerah Otonomi berlaku juga dalam masalah Adat " Tanya Jismi.

    Untuk di ketahui, Kota Tual terdapat terdapat beberapa Rascap diantaranya Baldu Hadat, Rascap Tuvle,  Rascap Sir Sormas Rascap Kilmas dan Rascal Kilsoin dari Kecematan Kur dan hanya Rascap Loor Labay dari Kecematan Tam Tayando yang ikut serta dalam ajang FPMK di Kabupaten Malra juga terdapat beberapa Rascap yang tidak ikut sertakan Belanya yakni Rascap Famur Danar dari Kampung Danar dan juga beberapa belan dari wilayah kekuasaan Raja Fan (Rat Faan)  serta Belan Nuhu Fit dari wilayah Raja Matwear.

    Berbagai komentar kemudian menanggapi status Jismi di sosial media itu,  salah satunya dari Akun Fito Fara mengatakan harapanya agar kondisi ini tidak mengarah pada suatu distorsi akibat ego kekuasaan yang dipengaruhi oleh fanatisme wilayah otonom yang ingin menonjolkan kehebatan Pemerintahan tertentu dalam ajak FPMK.

    "Kei itu adalah Kei Kecil dan Kei Besar bukan Pulau Dulah, semoga saja tidak," kata Fara.

    Fito Fara menyebut bahwa mungkin saja kondisi ini disebabkan karena kurangnya komunikasi antara Pemkab Malra dan Kota Tual oleh sebab itu kedepan siapapun kepala daerah baik di wilayah Kota Tual maupun Kabupaten Malra, jangan sampai merasa punya kewenangan dan kekuasaan kemudian seenaknya membuat program pembangunan tanpa  saling berkordinasi.

    "FPMK hanyalah sebutan dan nama tetapi semua sumber daya yang disatukan dalam rangka suksesnya kegiatan tersebut tidak lepas dari adat, jadi kalau masuk ranah adat tidak bisa dipisahkan antara Kota Tual dan Kabupaten Malra, namun semua menyatu dalam Adat Evav," kata Fito Fera dalam Komentarnya. (KT-ARA) 


    Baca Juga

    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Pesona Meti Kei Jilid II, Rastcap di Kota Tual Jadi Penonton Ajang Perahu Belang Rating: 5 Reviewed By: Kompas timur
    loading...
    Scroll to Top