• Headline News



    Friday, October 21, 2016

    2.000 Penduduk Tanjung Sial Memilih Ikut Pemilihan Kepala Daerah SBB

    Ambon, KT
    Sebanyak 2.000 jumlah penduduk Tanjung Sial dipastikan bakal mengikuti proses pemilihn Kepala Daeah (Pilkada) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang akan berlansung secara serentak bersamaan dengan empat Kabupaten/Kota lainnya di Maluku pada 15 Februari mendatang, termasuk Kabupate Maluku Tengah (Malteng). 
    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten SBB, Ahmad Silehu kepada wartawan kemarin mengaku, meskipun kawasan tersebut secara administrasi merupakan masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Malteng, namun dari jumlah penduduk tersebut mereka telah memiliki identitas sebagaimana yang tercantum dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki oleh sejumlah penduduk tersebut, bahwa mereka terdaftar dalam data penduduk SBB. 

    “Kita pastikan seperti itu, bahwa sebanyak 2
    .000 penduduk Tanjung Sial Wilayah Maluku Tengah, mereka akan tetap dilibatkan mengikuti memilih di SBB, berdasarkan KTP yang telah mereka miliki,” kata Silehu.
    Dikatakannya, meski Undang-Undang telah mengantur wilayah tersebut masuk dalam wilayah administrasi Malteng, tetapi berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari pemerintah pusat, itu menunjukan kurang lebih 2.000 penduduk terdaftar dalam jumlah pemilih Kabupaten SBB, sehingga mereka akan tetap mengunakan hak suaranya di SBB berdasarkan KTP. 

    Sementara itu lanjut Silehu, ditambah dengan masyarakat yang baru saja melakukan perekaman e-KTP diatas lima ratusan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten SBB. Sehingga itu yang akan menjadi tolak bahwa sebanyak 2
    .000 pemilih Tanjung Sial ke SBB dan itu sudah pasti. 
    Namun kata dia, untuk saat ini proses verifikasi tingkat PPS masih berlanjut, dan nantinya akan diketehui setelah selesai waktu verifikasi pada tanggal 20 Oktober nanti.
     “Kami tinggal menunggu waktu selesainya nanti di tanggal 20 Oktober ini. Dan karena itu, maka secara aturan dari jumlah 2.000 itu kami akan tetap mengakomodir serta melayani mereka pada saat proses pemilihan kepala daerah berjalan nanti,” terangnya. 
    Diketahui, jumlah penduduk yang tersebar di semenanjung Tanjung Sial itu lumayan besar, hampir mencapai 8,720 jiwa. Sedangkan untuk jumlah pemilih mencapai 5, 420. Seharusnya, jumlah pemilih tersebut harus menggunakan hak pilihnya di Malteng, sesuai dengan identitas kependudukan bahwa kawasan semenanjung Tanjung Sial adalah kawasan yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Malteng. Namun sebagian penduduk disana lebih memilih bergabung di SBB, sehingga mereka terakomodir oleh pemerintah SBB.
    Sementara itu, La Andi, Warga Tanjung Sial Dusun Wayasel, Kecamatan Jazirah Laihitu kepada wartawan mengaku bahwa, dusun-dusun yang ada di Tanjung Sial sebagain masyarakatnya memiliki KTP SBB. 
    Hal itu dilakukan karena masyarakat lebih memilih melakukan pengurusan di SBB karena faktor kedekatan sehingga tidak terlalu mempersulit. 
    Sementara jarak Tanjung Sial, dengan Kabupaten Malteng sangatlah jauh. Sehingga itu yang menjadi alasan utama masyarakat untuk melakukan semua keperluan menyangkut dengan hal administrasi. 
    “Memang tidak semua, tetapi ada masyarakat Tanjung Sial Kabupaten Malteng. Mereka memiliki KTP SBB. Dengan alasan melakukan pengurusan di SBB lebih dekat dari pada ke Malteng yang bisa menelan anggaran pulang perginya rata-rata diatas satu juta. Itupun pengurusannya setelah disana selalu mandek, sehingga membutuhkana anggaran yang basar untuk kesana,” terangnya.

    Menyinggung soal sebanyak 2
    .000 pemilih akan memberikan hak suaranya di SBB, dirinya mengatakan belum tahu secara jelas. Namun yang pasti jika dilihat dari KTP, tentu sebagian warga akan memilih mengikuti proses pilkada di SBB nanti.
    “Saya tidak tahu berapa banyak, tetapi jika pemilih akan memberikan hak suaranya berdasarkan KTP yang dimiliki, berarti tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian masyarakat semenanjung Tanjung Sial akan memilih di SBB berdasarkan KTP-nya SBB, bukan di Malteng,” tuturnya. (KT-SH)

    Baca Juga

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: 2.000 Penduduk Tanjung Sial Memilih Ikut Pemilihan Kepala Daerah SBB Rating: 5 Reviewed By: Kompas timur
    Scroll to Top