• Headline News

    Kamis, 14 Desember 2017

    Festival Kataloka, Memperkokoh Pelestarian Budaya


    Bula, Kompastimur.com 
    Pergelaran Budaya Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Festival Kataloka yang berlansung sejak hari Sabtu, 9 hingga 11 Desember 2017 merupakan hajatan Masyarakat di Petuanan Negeri Kataloka, lebih khususnya masyarakat di Kabupaten SBT, Provinsi Maluku, yang dipimpin oleh Raja Kataloka.
    Perhelatan Seni dan Budaya yang telah memasuki pagelaran tahun ke-3 ini mengangkat tema “Pesona Budaya Goron Riun"

    Kegiatan tersebut di selenggarakan oleh LEAWANA (Lembaga Adat Wanu Ata Lo’a) Negeri Kataloka bersama  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten SBT, Kecamatan Pulau Gorom dan WWF Indonesia.

    Pesona Budaya Goran Riun yang merupakan tema utama ini bermaksud sebagi proses pelestarian budaya dan seni serta meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan di Petuanan Kataloka dan Pulau Gorom secara umum.

    Festival Kataloka juga dimaksud sebagai ajang memperkokoh Pelestarian budaya serta menjaga persatuan dan harmonisasi kehidupan orang basudara.

    Pementasan karya orang kataloka ini berlasung dilapangan sepak bola viktoria ini juga ikut hadir untuk menyukseskan pegelaran itu, Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaf dan Bupati SBT, Abdul Mukti Keliuobas, Wakil Bupati SBT, Fachri Husni Alkattiri, Lc. M.Si, Sultan Tidore, Jo Husen Syah Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Said Muzakir Assagaf Pimpinan dan Aggota DPRD SBT, Satuan Kerja Prangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten, serta Tokoh Agama dan Masyarakat di Wilayah Pulau Gorom.

    Semarak festival kataloka diisi dengan berbagai tarian adat dari Petuanan Kataloka diantaranya. Tari Kobaseu, Tari Perang Jou Besi, Tari Tiwal Kinor, Tari Bongkurey dan Tari Melayu Kataloka, serta acara Hanga Riribun (makan bersama).

    Gubernur Maluku Said Assagaf dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, menyebutkan Festival Kataloka merupakan respon cepat dan tepat dalam rangka percepatan pengembangan industri parawisata di Provinsi Maluku.

    “Event ini merupakan strating point yang baik, dengan harapan ke depan pengelolaan parawisata sudah dirintis ini harus dikelola secara profesional dengan melibatkan tenaga ahli, konsultan di bidang parawisata, sekaligus pegembangan infrastruktur guna mendukung tempat destinasi di kawasan ini”. Ungkapnya',

    Orang nomor satu di provinsi yang juga ketua DPD Golkar Maluku ini, berharap Festival kataloka tidak sekedar perayaan di tingkat kabupaten saja, akan tetapi kegiatan tersebut harus didorong sebagai kegiatan yang berskala provinsi dan Nasional, sama seperti sail Banda, Festival Teluk Ambon, serta Festival Meti Kei.

    Senada dengan Gubernur, hal tersebut juga disampaikan Abdul Mukti Keliobas, Bupati  SBT, Kabupaten yang bertajuk Ita Wotu Nusa itu menyampaikan.


    "Demi melestarikan budaya di bumi raja-raja pemerintah daerah akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang bernuansa pelestarian budaya sehingga kearifan budaya lokal tidak punah dalam kehidupan berbudaya di negeri ini" Tutupnya. (KT- Rls-HUMAS SBT|| Im)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Festival Kataloka, Memperkokoh Pelestarian Budaya Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top