Perjalanan Lebih Efisien Mulai 1 Februari: Waktu Tempuh Diperpendek

Ide Investasi496 Dilihat

KAI Commuter Bersiap Menerapkan GAPEKA 2025

KAI Commuter tengah mempersiapkan diri menjelang pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) tahun 2025. Pemberlakuan GAPEKA dijadwalkan akan mulai efektif pada tanggal 1 Februari 2025. GAPEKA merupakan acuan utama dalam pengaturan perjalanan kereta api yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, ketepatan waktu, dan kenyamanan bagi para pengguna jasa kereta api.

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menyampaikan bahwa dalam GAPEKA 2025, jumlah perjalanan Commuter Line akan ditambahkan. Penambahan perjalanan ini khususnya berlaku di lintas-lintas yang memiliki volume pengguna tinggi. Langkah ini diambil untuk optimalisasi layanan dan mengurangi kepadatan pengguna, terutama pada jam-jam sibuk. Selain itu, penambahan perjalanan juga bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas pengguna terhadap layanan Commuter Line.

Penambahan Perjalanan di Wilayah Jabodetabek

Di wilayah Jabodetabek, mulai 1 Februari 2025, total perjalanan Commuter Line akan ditambah sebanyak 15 perjalanan, dari sebelumnya sebanyak 1.048 perjalanan menjadi 1.063 perjalanan. Pada pelayanan Commuter Line Bogor sendiri, akan melayani sebanyak 392 perjalanan yang sebelumnya hanya 379 perjalanan. Sedangkan untuk perjalanan Commuter Line Cikarang, akan ditambah 21 perjalanan dari sebelumnya 260 perjalanan. Perjalanan Commuter Line Rangkasbitung juga akan ditambah menjadi 204 perjalanan dari sebelumnya 199 perjalanan.

Optimalisasi Kecepatan Perjalanan

Selain penambahan perjalanan, KAI Commuter juga akan melakukan optimalisasi kecepatan perjalanan Commuter Line Bogor, khususnya pada lintas Nambo – Depok. Kecepatan Commuter Line pada lintas tersebut akan meningkat dari 70 km/jam menjadi 80 km/jam. Peningkatan kecepatan perjalanan ini berbanding lurus dengan waktu tempuh rata-rata perjalanan Commuter Line. Ada penurunan waktu tempuh rata-rata perjalanan pada lintas Bogor-Jakarta Kota, dari 89 menit menjadi 85 menit.

Penurunan Waktu Tempuh Perjalanan

READ  Bank Mega Syariah Berikan Hadiah Mobil Listrik kepada Nasabahnya

Untuk lintas Rangkasbitung – Tanah Abang, juga mengalami penurunan waktu tempuh perjalanan dari 107 menit menjadi 98 menit. Meskipun demikian, pemberlakuan GAPEKA 2025 pada layanan Commuter Line Merak dan Commuter Line Basoetta tidak mengalami perubahan yang signifikan dari sebelumnya. KAI Commuter tetap melayani sebanyak 64 perjalanan Commuter Line Basoetta setiap harinya. Sedangkan untuk layanan Commuter Line Merak, KAI Commuter akan melayani sebanyak 14 perjalanan setiap harinya dengan perubahan jam pemberangkatan mulai 7-25 menit.

Optimalisasi Waktu Tunggu Perjalanan

Optimalisasi rata-rata waktu tunggu perjalanan juga diturunkan dari 162 menit menjadi 160 menit. Untuk mendukung perubahan ini, KAI Commuter terus melakukan peningkatan berbagai fasilitas layanan di seluruh wilayah operasionalnya. Langkah ini diambil bahkan sebelum GAPEKA 2025 diberlakukan, agar dapat lebih maksimal melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi yang terjangkau semua kalangan.

Penambahan Perjalanan di Wilayah Operasional KAI Commuter

Di wilayah operasional KAI Commuter seperti Wilayah 2 Bandung, terdapat penambahan 4 perjalanan Commuter Line Jatiluhur dan waktu tempuh yang lebih singkat. Untuk Wilayah 6 Yogyakarta, perjalanan Commuter Line Yogya-Palur juga bertambah menjadi 27 perjalanan dari sebelumnya 24, sedangkan Commuter Line Prameks menjadi 10 dari 8 perjalanan. Sementara di wilayah 8 Surabaya, ada penambahan 2 stasiun baru, yakni Stasiun Boharan dan Stasiun Kedinding untuk naik dan turun pengguna.

Reaktivasi Stasiun Perhentian Baru

Sebagai catatan, sebelum pemberlakuan GAPEKA 2025, KAI Commuter bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan telah mereaktivasi stasiun perhentian baru antara Stasiun Citayam – Stasiun Cibinong, yaitu Stasiun Pondok Rajeg. Hal ini merupakan upaya untuk terus meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi pengguna jasa kereta api.

Dengan adanya penambahan perjalanan, optimalisasi kecepatan perjalanan, penurunan waktu tempuh, dan reaktivasi stasiun perhentian baru, diharapkan pemberlakuan GAPEKA 2025 dapat memberikan manfaat yang besar bagi para pengguna jasa kereta api di berbagai wilayah. KAI Commuter terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan meningkatkan kualitas perjalanan bagi semua kalangan. Semoga dengan adanya perubahan ini, transportasi kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam perjalanan mereka sehari-hari.

READ  Peraturan Ganjil Genap Jakarta: Daftar 25 Lokasi yang Berlaku Mulai Senin 24 Februari

(Disusun oleh: Tim Penulis DetikTravel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *