Pemerintah Mendorong Kolaborasi Investor Besar dengan UMKM Lokal

Ide Investasi59 Dilihat

Menggali Potensi UMKM Indonesia melalui Kolaborasi dengan Investor

Peningkatan kompetensi pelaku usaha nasional, terutama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), merupakan salah satu langkah penting dalam mengembangkan ekonomi Indonesia. Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM telah memfasilitasi 175 UMKM melalui Talkshow dan Workshop di Bali, sebagai upaya untuk memperkuat daya saing UMKM dalam pasar global.

Kolaborasi Investor dengan UMKM

Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Riyatno, menekankan pentingnya melibatkan UMKM dalam setiap investasi yang masuk ke Indonesia. Dalam hal ini, kolaborasi antara investor dan UMKM di lokasi investasi menjadi kunci utama.

Riyatno menjelaskan bahwa Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM memiliki program kemitraan antara usaha besar dengan UMKM setempat. Hal ini bertujuan untuk memperkuat UMKM secara keseluruhan, sehingga mampu bersaing di pasar internasional.

Fasilitas Kemitraan Menuju Pasar Ekspor

Selain program kemitraan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM juga menyediakan fasilitas kemitraan menuju pasar ekspor bagi UMKM. Tujuan dari program ini adalah untuk membantu UMKM naik kelas dan menghasilkan produk bernilai tambah. Dengan demikian, UMKM dapat memperluas akses ke pasar global, investasi, teknologi, dan kemitraan strategis.

Peningkatan Kapasitas dan Daya Saing UMKM

Riyatno juga menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM melalui peningkatan keterampilan sumber daya manusia, kualitas produk sesuai standar pasar, serta mendorong hilirisasi untuk menghasilkan produk bernilai tambah. UMKM juga didorong untuk memperluas akses ke pasar global, investasi, teknologi, dan kemitraan strategis.

READ  Dewa United Menaklukkan Tim Besar Setelah Kemenangan Dramatis atas PSM Makassar 3-2

Peran Perempuan dalam UMKM Kriya

Wakil Ketua Harian III Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Ayu Heni Rosan, menyoroti pentingnya peran perempuan dalam pertumbuhan UMKM Kriya. Mereka bukan hanya sebagai pengrajin, tetapi juga sebagai pelaku usaha tangguh, penggerak ekonomi keluarga, dan penjaga warisan budaya lokal.

Ayu Heni Rosan menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam memperkuat kapasitas manajerial, kualitas ekonomi, dan memperluas jaringan pasar. Ketika perempuan diberdayakan, UMKM dan perempuan bangsa ikut menguat.

Kesimpulan

Dari kegiatan ini, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara investor dan UMKM, serta pemberdayaan perempuan dalam UMKM Kriya, merupakan langkah penting dalam mengembangkan UMKM Indonesia. Melalui peningkatan kompetensi, kemitraan menuju pasar ekspor, dan peran perempuan yang aktif, UMKM diharapkan mampu bersaing di pasar global dan menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Itulah mengapa kolaborasi dan pemberdayaan UMKM, terutama melalui program-program yang telah disediakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, menjadi kunci utama dalam memajukan UMKM Indonesia ke tingkat yang lebih baik. Semoga langkah-langkah ini dapat terus memberikan dampak positif bagi UMKM Indonesia ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *