Kedatangan Kapolri untuk Menyapa Korban Ledakan di SMAN 72 Cempaka Putih

Berita50 Dilihat

Kunjungan Kapolri ke Korban Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta

Pada Sabtu (8/11/2025), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan ke para korban ledakan yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kunjungan tersebut dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, tempat sejumlah korban masih menjalani perawatan intensif.

Kunjungan Kapolri

Kapolri tiba di rumah sakit sekitar pukul 12.41 WIB, didampingi oleh Kabareskrim Polri Komjen Syahar Diantono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Rombongan disambut oleh pihak manajemen rumah sakit dan tim medis yang menangani para korban sejak insiden terjadi pada Jumat (7/11).

Perhatian dan Dukungan

Dengan mengenakan seragam dinas berwarna cokelat muda, Jenderal Listyo meninjau satu per satu ruang perawatan korban. Ia berbincang singkat dengan beberapa siswa yang masih dirawat dan menyampaikan empati serta dukungan kepada keluarga yang mendampingi.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan terbaik,” ujar Listyo Sigit di sela kunjungan.

Penyelidikan Kasus Ledakan

Kapolri juga memastikan bahwa kepolisian tengah bekerja penuh untuk mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi di lingkungan sekolah tersebut. Tim gabungan dari Puslabfor Mabes Polri, Densus 88, serta Polda Metro Jaya sudah turun ke lapangan sejak kemarin. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan olah tempat kejadian perkara,” imbuhnya.

Reaksi Publik

Peristiwa ledakan di Masjid SMAN 72 Jakarta saat para siswa melaksanakan salat Jumat telah menarik perhatian publik. Suara ledakan yang berasal dari dalam masjid menyebabkan kepanikan dan mengakibatkan 54 orang mengalami luka, sebagian di antaranya luka bakar dan gangguan pendengaran akibat gelombang kejut.

READ  Penghuni Kampung Susun Bayam: Gaji UMR dari Jakpro Dikenai Potongan Rp1,7 juta untuk Pembayaran Unit

Penanganan Korban

Hingga Sabtu sore, pihak rumah sakit masih menangani sejumlah siswa dan guru yang mengalami luka sedang hingga berat. Sementara sebagian lainnya sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi medis.

Penindakan dan Penyelidikan

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa. Pihak kepolisian memastikan akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk menelusuri asal bahan yang menyebabkan ledakan serta memastikan tidak ada unsur kesengajaan di balik peristiwa tersebut.

Pemulihan dan Harapan

Kunjungan Kapolri dan upaya penegakan hukum terkait kasus ledakan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dan keadilan bagi para korban. Semoga para korban dapat pulih dengan cepat dan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *