Kebijakan Trump Menyebabkan Saham Asia Terkena Dampak Kenaikan Tarif Impor Baja

Ide Investasi400 Dilihat

Pasar Asia Pasifik Bereaksi Terhadap Kebijakan Tarif Impor Baja Trump

Pasar Asia Pasifik sedang dalam keadaan cemas setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana kenaikan tarif impor baja menjadi 50%. Langkah ini telah membuat getaran di pasar Korea dan Jepang, dengan saham-saham terkait baja mengalami penurunan.

Pasar Asia-Pasifik Diperdagangkan Beragam

Menurut laporan CNBC International, pasar Asia-Pasifik diperdagangkan beragam setelah Trump memberi tahu pekerja baja AS tentang rencananya untuk menggandakan tarif impor baja. Saham patokan Jepang, Nikkei 225, turun 0,89% dan Topix turun 0,65% saat perdagangan dibuka. Di sisi lain, Kospi Korea Selatan mengalami kenaikan sebesar 0,16%, sementara Kosdaq berkapitalisasi kecil stagnan.

Dampak Kebijakan Trump Terhadap Pasar

Sementara S&P/ASX 200 Australia tetap stabil pada pembukaan, kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong mengalami penurunan. Pasar Tiongkok, Malaysia, dan Selandia Baru tutup untuk liburan. Langkah Trump untuk meningkatkan tarif impor baja menjadi 50% bertujuan untuk memperkuat industri baja AS. Trump juga mengumumkan bahwa tarif baru akan mulai berlaku pada 4 Juni.

Wall Street Bersiap untuk Bulan Perdagangan Baru

Harga saham berjangka AS turun karena Wall Street bersiap untuk memulai bulan perdagangan baru setelah kinerja yang kuat pada bulan Mei. Harga saham berjangka S&P 500 turun 0,3%, bersamaan dengan harga saham berjangka Nasdaq-100. Harga saham berjangka Dow Jones Industrial Average juga turun sebesar 108 poin atau 0,3%. Pada Jumat sebelumnya, ketiga indeks utama telah ditutup dengan beragam.

Saham Baja Jepang-Korea Selatan Anjlok

Saham terkait baja di Jepang dan Korea Selatan turun setelah pengumuman Trump tentang rencana kenaikan tarif impor baja menjadi 50%. Perusahaan baja Jepang, JFE Holdings, turun 1,23%, sementara Kobe Steel turun 0,18%. Di Korea Selatan, Hyundai Steel mengalami penurunan 3%, sementara Posco Holdings turun 1%. Namun, Nippon Steel Jepang justru mengalami kenaikan 1,58% setelah Trump memuji perusahaan itu sebagai mitra hebat bagi U.S. Steel.

READ  Revitalisasi Tambak Sepanjang Pantura: Detail Wilayah yang Harus Diperhatikan

Kesimpulan

Kebijakan Trump untuk meningkatkan tarif impor baja telah menciptakan ketidakpastian di pasar Asia Pasifik. Saat ini, pasar terus bergerak beragam dengan saham-saham terkait baja mengalami tekanan. Kita akan terus memantau perkembangan pasar untuk melihat dampak selanjutnya dari kebijakan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *