Update Harga Terbaru BBM di Seluruh SPBU

Ide Investasi302 Dilihat

Harga BBM Non-subsidi Turun di Awal Juni: Apa yang Perlu Anda Ketahui

Pada awal bulan Juni, semua SPBU di seluruh Indonesia melakukan penyesuaian atau penurunan harga bahan bakar minyak (BBM). PT Pertamina (Persero) telah menurunkan harga BBM non-subsidi, termasuk Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), Pertamina Dex (CN 53), dan Dexlite (CN 51).

Penurunan Harga di DKI Jakarta

Di Provinsi DKI Jakarta, harga Pertamax turun sebesar Rp 300 menjadi Rp 12.100 per liter dari harga sebelumnya Rp 12.400 per liter. Selain itu, SPBU swasta juga mengikuti penurunan harga. Misalnya, SPBU VIVO menurunkan harga Revvo 90 dari Rp 12.650 menjadi Rp 12.260 per liter dan Revvo 92 dari Rp 12.730 menjadi Rp 12.340.

Penyesuaian Harga di SPBU Shell

Tidak hanya Pertamina dan SPBU swasta, SPBU Shell juga menurunkan harga Shell Super dari Rp 12.730 menjadi Rp 12.370 per liter. Berikut adalah daftar lengkap harga BBM di seluruh SPBU:

Pertamina

  • Pertamax: Rp 12.100 per liter
  • Pertamax Turbo: Rp 13.050 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp 12.800 per liter
  • Dexlite: Rp 12.740 per liter
  • Pertamina Dex: Rp 13.200 per liter

    VIVO

  • Revvo 90: Rp 12.260 per liter
  • Revvo 92: Rp 12.340 per liter
  • Revvo 95: Rp 12.810 per liter
  • Diesel Primus Plus: Rp 13.210 per liter

    Shell

  • Shell Super: Rp 12.370 per liter
  • Shell V-Power: Rp 12.840 per liter
  • Shell V-Power Diesel: Rp 13.250 per liter
  • Shell V-Power Nitro+: Rp 13.070 per liter

    BP

  • BP Ultimate: Rp 12.840 per liter
  • BP 92: Rp 12.370 per liter
  • BP Ultimate Diesel: Rp 13.250 per liter

    Dengan penyesuaian harga BBM ini, diharapkan masyarakat bisa merasakan keringanan dalam pengeluaran sehari-hari. Namun, perlu diingat bahwa harga BBM bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah dan kondisi pasar global.

    Pertimbangan Sebelum Mengisi Bahan Bakar

    Sebelum mengisi bahan bakar di SPBU, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, pastikan memilih jenis BBM yang sesuai dengan kendaraan Anda. Misalnya, Pertamax lebih cocok untuk mobil bermesin konvensional, sementara Pertamax Turbo lebih disarankan untuk kendaraan bermesin turbocharged.

    Kedua, perhatikan juga performa kendaraan setelah mengisi BBM baru. Jika Anda merasakan adanya perbedaan dalam kinerja mesin atau efisiensi bahan bakar, segera konsultasikan dengan mekanik terpercaya.

    Dampak Penurunan Harga BBM

    Penurunan harga BBM non-subsidi di awal Juni ini tentu memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat. Selain mengurangi beban pengeluaran, penurunan harga BBM juga bisa memicu peningkatan konsumsi bahan bakar dan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

    Namun, di sisi lain, penurunan harga BBM juga bisa berdampak negatif bagi industri energi dan lingkungan. Penggunaan BBM yang lebih tinggi bisa meningkatkan emisi gas buang dan dampak negatif lainnya terhadap lingkungan.

    Kesimpulan

    Dengan adanya penurunan harga BBM non-subsidi di awal bulan Juni, diharapkan masyarakat bisa merasakan manfaatnya dalam kegiatan sehari-hari. Namun, tetap diperlukan kesadaran dan kehati-hatian dalam penggunaan bahan bakar agar dampak positifnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

READ  Harga Gas Alam Futures Meningkat Selama Perdagangan di AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *