Revitalisasi Satuan Pendidikan sebagai Pondasi Infrastruktur Pendidikan Indonesia

Berita116 Dilihat

Revitalisasi Sekolah Melalui Program PHTC: Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Pada era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, pendidikan menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan suatu negara. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah berkomitmen untuk mendukung serta mewujudkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto dalam sektor pendidikan.

PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan telah memberikan harapan baru bagi seluruh warga satuan pendidikan di Indonesia sejak diluncurkan pada momen Hari Pendidikan Nasional 2025. Komitmen tersebut terbukti dengan pencapaian di atas target, dimana Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah berhasil mencapai 14.071 sekolah penerima manfaat dari target awalnya hanya 9.429 sekolah.

Selain itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus juga mencatat pencapaian yang memuaskan dengan target semula hanya 982 sekolah yang berhasil naik menjadi 2.000 sekolah penerima manfaat. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menyatakan bahwa melalui PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan, diharapkan pendidikan Indonesia memiliki pondasi kuat dari segi infrastruktur untuk meningkatkan prestasi peserta didik.

Implementasi program PHTC dilakukan melalui skema swakelola dan melibatkan partisipasi semesta. Hal ini tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar serta mendorong pembelian bahan bangunan dari lingkungan setempat sehingga berdampak bagi perekonomian masyarakat lokal.

Selanjutnya, komitmen dan dukungan Kemendikdasmen dalam perwujudan PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan mendapat respon baik dalam sejumlah survei. Hasil survei dari Indo Strategi menunjukkan bahwa Kemendikdasmen berada di peringkat pertama kementerian terbaik dengan raihan 3,35 poin. Masyarakat juga menilai baik terkait PHTC Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen, dengan 78,4 persen responden menyatakan hal tersebut.

READ  Ria Ricis Bersyukur Tidak Dipilih Sebagai Jin Ifrit

Dalam aspek pendidikan, program PHTC Revitalisasi Sekolah dinilai positif oleh masyarakat. Implementasi program ini dinilai berhasil dengan penilaian berkisar antara 96,0 persen hingga 98,7 persen. Selain itu, program ini juga dinilai memberikan dampak positif pada lingkungan belajar yang lebih baik, ruang belajar yang aman dan nyaman, peningkatan kualitas pendidikan, serta akses pendidikan yang lebih luas.

Peran media sosial juga turut memperlihatkan dukungan yang tinggi terhadap program rehabilitasi sekolah, dengan sentimen positif mencapai 95 persen. Hal ini didorong oleh capaian program yang melampaui target, penerapan skema swakelola yang meningkatkan akuntabilitas, serta kontribusinya dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

Revitalisasi sekolah melalui program PHTC bukan hanya sekedar tentang bangunan, tetapi juga tentang mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan. Dengan adanya komitmen dan kerjasama semua pihak, diharapkan pendidikan Indonesia dapat terus berkembang menuju arah yang lebih baik untuk menciptakan generasi penerus yang unggul dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *