Polri Mengerahkan Tim Psikolog untuk Mendampingi Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Berita50 Dilihat

Psikolog Polri Dampingi Korban Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Pendampingan Psikologis bagi Korban

Puluhan psikolog Polri dikerahkan untuk melakukan pendampingan bagi korban ledakan di SMAN 72 Jakarta. Pendampingan ini tidak hanya dilakukan untuk siswa, tetapi juga untuk guru dan keluarga korban.

Fokus Pendampingan

Pendampingan difokuskan di tiga lokasi utama, yakni RS Islam Jakarta, RS YARSI, dan SMAN 72 Jakarta. Tujuan dari pendampingan ini adalah untuk membantu korban pemulihan trauma dan penguatan emosi mereka pasca kejadian tragis tersebut.

Tim Psikolog Polri

Tim psikolog Polri yang terdiri dari puluhan ahli dalam penanganan krisis dan pemulihan trauma dipimpin oleh Brigjen Yohanes Ragil. Mereka akan bertugas selama dua minggu ke depan untuk menyelenggarakan sesi trauma healing dan psikoedukasi di sekolah.

Layanan Psychological First Aid

Tim psikolog Polri memberikan layanan Psychological First Aid yang berfokus pada pemulihan emosi, penguatan rasa aman, serta pengelolaan stres pasca kejadian. Mereka juga menggelar sesi konseling bagi kepala sekolah dan guru yang terdampak secara emosional.

Komitmen Polri

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pendampingan psikososial merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan pelayanan holistik kepada korban pasca insiden. Pendampingan ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan korban dan keluarga mendapatkan dukungan psikologis yang cukup.

Proses Pemulihan Korban

Hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa masih ada korban yang dirawat di berbagai rumah sakit, namun sebagian besar korban telah dipulangkan. Beberapa keluarga korban menyampaikan kebutuhan akan pendampingan psikologis lanjutan setelah pemulihan medis.

READ  Petakan Keramaian di Tempat Wisata saat Perayaan Tahun Baru 2025 oleh Polda Metro Jaya

Koordinasi dengan Pihak Sekolah

Pihak sekolah saat ini berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengenai izin dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar. Renovasi di area terdampak juga sedang dilakukan untuk memastikan kondisi sekolah kembali normal.

Misi Tim Psikolog Polri

Tim psikolog Polri akan melanjutkan pendampingan hingga dua minggu ke depan. Mereka akan memberikan layanan trauma healing bagi seluruh siswa melalui kegiatan psikoedukasi, konseling, pendampingan psikososial, dan jika diperlukan, psikoterapi. Langkah ini diharapkan dapat membantu para siswa dalam pemulihan menyeluruh agar mereka dapat kembali beraktivitas dengan tenang dan percaya diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *