Polisi Konfirmasi Ledakan Tujuh Bom di SMAN 72 Jakarta

Berita54 Dilihat

Peristiwa Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Fakta dan Penyelidikan Terbaru

Fakta Terbaru dari Polda Metro Jaya

Pada hari ini, Polda Metro Jaya telah mengungkap fakta baru terkait peristiwa ledakan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta. Dari hasil penyelidikan bersama tim penjinak bom, ditemukan tujuh bom di lingkungan sekolah tersebut. Dua di antaranya meledak, sementara lima berhasil dijinakkan sebelum menimbulkan korban lebih banyak.

Penemuan Bom oleh Dansat Brimob Polda Metro Jaya

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Henik Maryanto, menjelaskan bahwa penemuan bom-bom tersebut merupakan hasil penyisiran mendalam di lokasi kejadian. “Kami menemukan total tujuh bom di TKP. Dua di antaranya meledak, sedangkan yang lain masih aktif namun sudah kami amankan,” ujar Henik dalam konferensi pers.

Tindakan Penjinakan Bom

Setelah memastikan tidak ada ancaman lanjutan, tim penjinak bom melakukan penanganan langsung di lapangan. Mereka melakukan penjinakan terhadap bom yang masih aktif dan mengamankan bahan peledak di TKP. Selanjutnya, dilakukan observasi serta sterilisasi ulang di area sekitar.

Korban dan Penyelidikan Lanjutan

Peristiwa ledakan tersebut telah menimbulkan kepanikan di kalangan siswa, guru, dan warga sekitar. Dua siswa mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif. Polisi menyebut bahwa bahan peledak yang digunakan memiliki daya ledak tinggi dan dirancang secara manual.

Penyidik kini fokus pada pemeriksaan terhadap terduga pelaku yang diduga menaruh bom-bom tersebut di area sekolah. Identitas pelaku belum diungkap secara publik, namun proses penyelidikan terus berjalan dengan melibatkan Densus 88 Antiteror Polri serta tim Puslabfor Mabes Polri.

READ  Skandal Nikita Mirzani vs Fitri Salhuteru: Polisi Terlibat, Kasus Terungkap!

Tindak Lanjut dari Pihak Sekolah

Pihak sekolah masih menutup seluruh kegiatan belajar tatap muka hingga proses sterilisasi benar-benar dinyatakan aman. “Kami mengikuti arahan dari pihak kepolisian. Prioritas kami adalah keselamatan anak-anak dan seluruh tenaga pendidik,” kata Kepala SMAN 72 Jakarta.

Kesimpulan

Peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta menjadi salah satu kasus terbesar di lingkungan pendidikan dalam beberapa tahun terakhir. Aparat keamanan berkomitmen untuk menuntaskan penyelidikan hingga tuntas dan memastikan tidak ada jaringan lain yang terlibat dalam perencanaan aksi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *