Mengubah UMKM Menjadi Pusat Data Digital dan Pengaduan: Sistem Sapa Unik untuk Pelaku Usaha Mikro

Ide Investasi53 Dilihat

Menteri UMKM Maman Abdurrahman Menyiapkan Sistem Digital Baru untuk Pelaku Usaha

Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah mengembangkan sistem digital baru yang diberi nama Sapa UMKM. Sistem ini dirancang sebagai wadah terintegrasi untuk membantu para pelaku usaha UMKM mendapatkan akses informasi dan fasilitas usaha yang mereka butuhkan. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menjelaskan detail mengenai proyek ini dalam acara Jejak Pradana pada Senin (10/11).

Pendekatan Baru dalam Pembangunan Sistem Digital

Dalam paparannya, Maman Abdurrahman menekankan bahwa konsep pembangunan sistem Sapa UMKM ini berbeda dari pendekatan konvensional. Pemerintah tidak lagi mencari pelaku UMKM satu per satu, melainkan membangun platform yang dapat menarik mereka untuk bergabung secara mandiri.

"Jadi mindsetnya kita rubah, jangan kita datengin semutnya (UMKM-nya), tapi kita taruh gula biar semutnya yang datengin," ujar Maman.

Integrasi Layanan dalam Satu Aplikasi

Aplikasi Sapa UMKM akan mengonsolidasikan berbagai layanan ke dalam satu ekosistem digital. Mulai dari akses pembiayaan, fasilitas usaha, hingga pusat pengaduan, semuanya dapat diakses oleh pelaku UMKM melalui satu aplikasi yang mudah digunakan.

"Kita konsolidasikan, kita kumpulkan menjadi satu wadah yang namanya Sapa UMKM, sebuah sistem terintegrasi yang dimana semua saudara-saudara yang mau tahu tentang usaha mikro, mau tahu tentang akses pembiayaan, mau dapetin fasilitas A, B, dan C, semua kita kumpulin jadi satu," jelas Maman.

Dukungan Pemerintah melalui Program KUR

Selain sistem digital, pemerintah juga memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini memberikan bunga pinjaman yang lebih rendah dibandingkan pinjaman dari bank komersial.

Menurut Maman, pemerintah telah menyiapkan alokasi KUR hingga Rp 300 triliun dengan subsidi sekitar Rp 36 – 40 triliun per tahun. Fokusnya kini diarahkan agar lebih banyak terserap di sektor produksi ketimbang sektor konsumtif.

READ  Persediaan BBM untuk Pulang Kampung Tetap Terjamin Aman Meskipun Terjadi Cuaca Ekstrem

Peningkatan Penyaluran KUR ke Sektor Produksi

Maman Abdurrahman menegaskan bahwa peningkatan penyaluran KUR ke sektor produksi akan memberikan efek positif terhadap perekonomian. Dana yang berputar di sektor riil akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat daya saing produk lokal.

Akses Ruang Usaha di Fasilitas Publik

Selain melalui pembiayaan, pemerintah juga membuka akses ruang usaha bagi UMKM di berbagai fasilitas publik. Ada ratusan lokasi yang dapat dimanfaatkan dengan harga sewa yang lebih terjangkau.

"Sekarang kita dorong aturan 30% fasilitas publik di seluruh Indonesia wajib diberikan kepada usaha mikro. Misalnya stasiun, terminal, rest area, bandara, dan pelabuhan," tambah Maman.

Optimalisasi Ruang Kosong bagi Pelaku UMKM

Maman juga mengungkapkan bahwa masih ada sekitar 40% ruang kosong di fasilitas publik yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM. Hal ini akan dioptimalkan agar mereka dapat memiliki ruang usaha dengan biaya sewa yang lebih terjangkau.

Menciptakan Sistem Pembinaan dan Kanal Informasi yang Terarah

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan sistem pembinaan dan kanal informasi yang lebih terarah bagi pelaku UMKM. Pemerintah berharap para pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses bantuan, informasi, dan peluang usaha secara transparan.

Jejak Pradana: Potret Dedikasi untuk Negeri

Jejak Pradana merupakan potret dedikasi selama setahun terakhir untuk memajukan negeri. Talk show inspiratif ini menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah maupun swasta yang berdedikasi memajukan negeri dalam setahun terakhir.

Dengan segala inisiatif dan upaya yang dilakukan oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM di Indonesia. Sistem digital baru, program KUR, akses ruang usaha di fasilitas publik, serta berbagai langkah lainnya merupakan langkah konkret dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM di tanah air.

READ  Fenomenal! Kebun Binatang Menawarkan Urin Harimau Seharga Rp 112 Ribu untuk Obat-obatan

Dengan adanya kesempatan dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah, para pelaku UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi dalam memajukan perekonomian Indonesia. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait lainnya, diharapkan UMKM dapat menjadi tulang punggung ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di masa depan.

(akn/ega)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *