Mengangkat Potensi Ekonomi Banyuwangi Melalui Tambang Emas Tujuh Bukit

Ide Investasi69 Dilihat

Tambang Emas Tujuh Bukit: Motor Penggerak Ekonomi Banyuwangi

Sektor pertambangan telah lama menjadi salah satu motor penggerak ekonomi Indonesia. Pada kuartal III 2025, pertambangan bahkan menjadi penyumbang keempat terbesar terhadap PDB (produk domestik bruto) dengan kontribusi mencapai 8,51%. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sektor pertambangan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi negara.

Tak hanya berdampak secara nasional, pertambangan juga memiliki peran yang signifikan dalam pertumbuhan ekonomi lokal. Salah satunya adalah Tambang Emas Tujuh Bukit yang terbukti berhasil menjadi motor penggerak ekonomi utama di Banyuwangi, Jawa Timur. Tambang yang dikelola oleh anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), PT Bumi Suksesindo (PT BSI), ini telah memberikan dampak positif bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Potensi Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi

Tambang Emas Tujuh Bukit yang berlokasi di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur telah menjadi Objek Vital Nasional sejak 2016. Hal ini dikarenakan kualitas sumber daya mineralnya yang diakui oleh negara sebagai aset strategis. Tambang ini mulai beroperasi pada tahun 2016 dan menghasilkan emas perdananya pada awal 2017.

Dampak Positif Tambang Emas Tujuh Bukit

Dari segi ekonomi, Tambang Emas Tujuh Bukit memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan negara melalui pajak dan non-pajak. Selain itu, tambang ini juga menciptakan lapangan kerja bagi ribuan orang, baik sebagai karyawan langsung maupun kontraktor. Sekitar 70% dari karyawan tambang ini berasal dari Banyuwangi, yang juga memberikan penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat lokal.

Selain membuka lapangan kerja, keberadaan Tambang Emas Tujuh Bukit juga turut mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Banyuwangi. Banyak UMKM lokal yang terlibat dalam ekosistem usaha BSI, seperti penyediaan tenaga kerja, makanan, pemondokan, dan transportasi.

READ  Harga Emas Berjangka Menguat Selama Sesi AS

Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh PT Merdeka Copper Gold melalui PT BSI telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal. Program ini mencakup berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur.

Komitmen Lingkungan dan Masyarakat

Untuk memastikan operasional yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, BSI telah melakukan perjanjian jual beli energi terbarukan dengan PT PLN (Persero). Selain itu, tambang ini juga aktif dalam konservasi air, sistem daur ulang air, serta reklamasi dan reboisasi lahan kompensasi di dalam dan luar area tambang.

Selain berkontribusi dalam bidang ekonomi dan lingkungan, BSI juga memiliki komitmen dalam membangun masyarakat lokal. Melalui program PPM dan CSR, BSI telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pengusaha mikro-kecil di sekitar tambang. Hal ini telah memberikan dampak positif dalam pengembangan UMKM lokal, seperti peningkatan omzet dan penyerapan tenaga kerja.

Terumbu Karang sebagai Ekosistem Laut

Salah satu contoh kontribusi positif BSI terhadap lingkungan dapat dilihat dari program penanaman terumbu karang di Pantai Grand Watu Dodol. Ribuan terumbu karang yang ditanam oleh perusahaan bersama warga sekitar tidak hanya menjaga ekosistem laut, tetapi juga menjadi daya tarik pariwisata yang menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

Dengan berbagai inisiatif positif yang dilakukan oleh Tambang Emas Tujuh Bukit, BSI telah berhasil menjadi motor penggerak ekonomi utama di Banyuwangi. Dengan komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat, tambang ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berdampak positif bagi keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *