Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line Baru dari China Mulai Beroperasi Hari Ini
Kereta rel listrik (KRL) Commuter Line baru telah mulai beroperasi di Jakarta. Dengan tiga rangkaian atau trainset baru yang masing-masing terdiri dari 12 gerbong, KRL ini dioperasikan untuk Jalur Bogor dan Cikarang sejak kemarin, Minggu 1 Juni 2025.
PT KAI Commuter (KCI) terus melakukan pengadaan secara bertahap sarana KRL baru dari PT INKA (Persero) dan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC). Total ada 96 gerbong KRL baru yang akan segera tiba dan siap untuk dioperasikan.
Proses pengiriman sarana KRL baru untuk layanan Commuter Line di wilayah Jabodetabek telah dilakukan secara bertahap, mulai 30 Januari 2025 hingga 22 Mei 2025. Saat ini, sudah ada 8 rangkaian yang tiba, 7 rangkaian dari CRRC dan satu lagi dari pabrik INKA di Madiun. Dari rangkaian tersebut, 3 rangkaian dari CRRC telah mulai beroperasi mengangkut penumpang sejak kemarin.
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menyatakan bahwa 3 rangkaian baru tersebut diberi nama CLI-125 dan beroperasi dengan 2 rangkaian di jalur Bogor dan 1 rangkaian di jalur Cikarang. Dalam waktu dekat, akan ada tambahan 2 rangkaian lagi yang siap beroperasi, yang juga akan digunakan untuk jalur Bogor dan Cikarang.
Dengan daya tampung 1 gerbong mencapai 289 orang, 1 rangkaian dengan 12 gerbong mampu menampung hingga 3.400 penumpang sekali jalan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan penumpang terutama pada saat jam sibuk.
Fitur baru yang ditawarkan oleh KRL China sangat berbeda dengan KRL lama yang umumnya bekas dari Jepang. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah bentuk fisiknya yang lebih modern dan futuristik, tidak lagi kotak dan kaku seperti KRL lama.
Selain itu, sign system informasi stasiun pada KRL baru juga telah diperbarui menjadi layar digital yang dinamis. Informasi stasiun pemberhentian berikutnya dan waktu perjalanan juga ditampilkan secara langsung kepada penumpang.
KRL baru ini juga dilengkapi dengan door lamp atau lampu peringatan yang menyala setiap kali pintu kereta akan terbuka atau tertutup, memberikan informasi yang jelas kepada penumpang. Teknologi Anti Trap juga diterapkan untuk keselamatan penumpang, mencegah potensi terjepitnya penumpang di pintu otomatis.
Rak barang pada KRL baru juga mengalami perubahan, dengan menggunakan rangka besi yang diisi dengan bahan plastik yang kuat. Konfigurasi tempat duduknya juga baru, dengan penambahan kursi prioritas untuk ibu hamil, lansia, dan disabilitas.
Desain tempat duduk juga diperbarui dengan warna abu-abu untuk kursi prioritas dan penempatan yang strategis dekat pintu untuk mempermudah pengguna prioritas. Tempat untuk pengguna kursi roda juga tersedia di ujung-ujung rangkaian kereta.
Dengan fitur-fitur baru yang ditawarkan, KRL Commuter Line baru dari China diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan aman bagi penumpang. Dengan pengoperasian bertahap, diharapkan akan semakin banyak penumpang yang dapat menikmati layanan KRL yang baru dan modern ini.
(Artikel ini disusun oleh [Nama Penulis] untuk memberikan informasi tentang KRL Commuter Line baru dari China yang mulai beroperasi di Jakarta. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan wawasan baru bagi pembaca mengenai perkembangan transportasi publik di Indonesia.)











