Figur Ekstremis yang Menjadi Inspirasi Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta

Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta Terinspirasi oleh Figur Ekstremis
Polisi mengungkap bahwa sejumlah figur ekstremis telah menjadi inspirasi bagi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Menurut Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana, pelaku tersebut diketahui mengagumi tokoh pelaku penembakan massal dan tindakan kekerasan bermotif ideologi di berbagai negara.
Figur Ideologis yang Diagumi oleh Pelaku
Beberapa figur yang menjadi rujukan ideologis pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta antara lain:
- Eric Harris dan Dylan Klebold, pelaku penembakan di Columbine High School, Colorado, Amerika Serikat, pada 1999
- Dylann Roof, pelaku penembakan di Gereja Charleston, South Carolina, pada 2015
- Andre Bissonnette, pelaku penembakan massal di Masjid Quebec, Kanada, pada 2017
- Vladislav Roslyakov, pelaku penembakan di Politeknik Kerch, Krimea, Rusia, pada 2018
- Brenton Tarrant, pelaku penembakan di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 2019
- Natalie Lynn Rupnow, pelaku penembakan di Abundant Life Christian School, Wisconsin, Amerika Serikat pada 2024
Hasil Pemeriksaan Laboratorium Forensik
Menurut Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, bahan peledak yang ditemukan di dua lokasi ledakan serta di rumah terduga pelaku di SMAN 72 Jakarta memiliki kekuatan ledak rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku menggunakan bahan peledak dengan daya ledak yang terbatas.
Kesimpulan
Dengan mengetahui figur ekstremis yang menjadi inspirasi bagi pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta, kita dapat lebih waspada terhadap potensi ancaman terorisme. Penting untuk terus mengawasi dan melawan radikalisme agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.








