Hujan Lebat dan Ancaman Siklon Tropis FUNG-WONG di Jakarta: Peringatan BMKG

Berita38 Dilihat

Cuaca Ekstrem: BMKG Peringatkan Jakarta Akan Diguyur Hujan Lebat

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan bahwa Jakarta berpotensi untuk diguyur hujan lebat dalam sepekan ke depan. Hal ini dipicu oleh pengaruh Siklon Tropis FUNG-WONG dan fenomena atmosfer aktif lainnya di wilayah Indonesia.

Peningkatan Potensi Cuaca Ekstrem

BMKG mengingatkan bahwa ada peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan, mulai dari tanggal 10 hingga 16 November 2025. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi ini dapat menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, serta risiko banjir dan tanah longsor di beberapa daerah.

Faktor-Faktor Penyebab Peningkatan Hujan

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang meningkat dipengaruhi oleh beberapa fenomena atmosfer yang sedang aktif, baik secara global maupun lokal. Siklon Tropis FUNG-WONG, pergerakan Madden–Julian Oscillation (MJO), serta gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator merupakan faktor-faktor yang memperkuat pembentukan awan hujan hingga pertengahan November.

Siklon Tropis FUNG-WONG

Siklon Tropis FUNG-WONG adalah nama badai tropis yang terbentuk di wilayah barat Samudra Pasifik, tepatnya di sekitar Laut Filipina. Nama “FUNG-WONG” berasal dari bahasa Kanton (Cina Selatan) yang berarti “phoenix” atau burung api. Nama ini adalah bagian dari daftar penamaan siklon tropis yang digunakan oleh badan meteorologi di kawasan Asia-Pasifik.

Setiap siklon diberi nama untuk memudahkan identifikasi dan komunikasi publik saat terjadi cuaca ekstrem. Siklon Tropis FUNG-WONG yang berada di timur Filipina telah menyebabkan pertumbuhan awan hujan dan peningkatan kecepatan angin di wilayah Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian utara.

READ  Menghadapi Dampak Bullying di SMPN Tangsel: Tantangan Penglihatan dan Kelumpuhan

Prakiraan Cuaca Lebih Lanjut

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, memperkirakan bahwa hujan sedang hingga sangat lebat diperkirakan terjadi pada 10–12 November di berbagai wilayah seperti Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, DKI Jakarta, DIY, Bali, dan Nusa Tenggara. Beberapa daerah, termasuk Aceh, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, hingga Nusa Tenggara Timur, masuk dalam kategori siaga hujan sangat lebat.

Pada tanggal 13–16 November, potensi cuaca ekstrem masih akan berlanjut. Beberapa wilayah seperti Bengkulu, Jawa Barat, NTB, NTT, Kalimantan bagian tengah, hingga Papua Pegunungan diperkirakan tetap mengalami hujan lebat.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu ini, masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya hujan lebat, angin kencang, serta risiko banjir dan tanah longsor. Pastikan untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui informasi yang diberikan oleh BMKG dan pihak berwenang lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *