98% Barang Indonesia akan Bebas Tarif ke Uni Eropa Mulai Tahun 2027

Ide Investasi59 Dilihat

Perjanjian IEU-CEPA: Membuka Peluang Besar bagi Indonesia di Pasar Uni Eropa

Pada bulan September 2025, perjanjian dagang Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) telah ditandatangani, dengan rencana penerapan mulai tahun 2027. Melalui perjanjian ini, sebanyak 98% barang Indonesia akan bebas dari tarif masuk ke Uni Eropa, membuka peluang besar bagi ekspor Indonesia.

Kemitraan Strategis untuk Mempertahankan Keterbukaan Perdagangan

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyatakan bahwa kemitraan strategis seperti IEU-CEPA sangat penting untuk memastikan keterbukaan perdagangan tetap terjaga. Dengan perjanjian ini, akses pasar akan semakin luas dan memberikan kepastian bagi pelaku ekonomi di kedua belah pihak.

Potensi Indonesia-UE yang Dapat Dimaksimalkan

Roro juga menyoroti potensi yang masih dapat dimaksimalkan antara Indonesia dan Uni Eropa. Data Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa total perdagangan Indonesia-UE mencapai US$ 30,4 miliar pada tahun 2024, dengan tren kenaikan sebesar 6,2%. Selain perdagangan, UE juga merupakan sumber investasi asing langsung terbesar keenam bagi Indonesia dengan total investasi mencapai US$ 3,5 miliar.

Menyeimbangkan Perdagangan dan Isu Perubahan Iklim

Selain itu, Roro juga menggarisbawahi pentingnya menyeimbangkan antara perdagangan dan isu perubahan iklim. Dia menekankan perlunya dukungan bagi Indonesia agar dapat menjalankan transisi hijau tanpa mengorbankan kemajuan ekonomi dan arus perdagangan.

Harapan untuk Masa Depan Ekonomi yang Hijau dan Inklusif

Pemerintah berharap kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa dapat semakin berkembang, memperkuat daya saing global, serta menjadi contoh bagaimana perdagangan dan keberlanjutan dapat berjalan seiring dalam membangun masa depan ekonomi yang hijau dan inklusif.

READ  DPR Membahas Implikasi APBN 2025 Terhadap Pengusaha Indonesia

Penutup

Dengan ditandatanganinya IEU-CEPA, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas pasar ekspornya ke Uni Eropa. Kemitraan strategis ini juga menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih erat antara dua pihak, memastikan bahwa perdagangan dan keberlanjutan dapat berjalan seiring untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *