Ketua MKI Jawa Tengah dan DIY Dukung Pengembangan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
Pendahuluan
Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Soewondo Koesoemo, menyatakan dukungannya terhadap percepatan pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) serta pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik guna memperkuat ketahanan energi nasional.
Pengurangan Ketergantungan pada Energi Fosil
Soewondo menilai pengembangan energi bersih menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus mendukung target pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada masa mendatang.
Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan
Ia juga mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berbasis energi terbarukan bukan hanya menjadi kebutuhan masa depan, tetapi juga fondasi penting bagi keberlanjutan sektor energi nasional.
Pengembangan Potensi Energi Terbarukan di Jawa Tengah
Soewondo menyoroti potensi besar Jawa Tengah dalam pengembangan berbagai sumber energi terbarukan, mulai dari energi surya, biomassa, hingga pemanfaatan sampah menjadi energi listrik.
Sinergi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
MKI mendorong terjalinnya sinergi antara pemerintah, PLN, investor, perguruan tinggi, dan dunia usaha guna mempercepat realisasi proyek-proyek energi terbarukan di berbagai daerah.
Penerapan Teknologi Waste-to-Energy
Soewondo juga menyoroti pentingnya penerapan teknologi Waste-to-Energy (WtE) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai solusi atas meningkatnya persoalan sampah perkotaan.
Kesimpulan
Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan Indonesia dapat menuju masa depan energi yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan visi ini.






