Retret Kepala Daerah di Akmil: Komunikasi Pramono Anung dengan Kemendagri
Sebuah keputusan mengejutkan datang dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Megawati menunjuk Gubernur Jakarta, Pramono Anung, untuk menjadi perwakilan partai yang berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengenai hal ini.
Instruksi Megawati kepada Kader PDIP
Instruksi tersebut terjadi setelah Megawati mengeluarkan surat instruksi kepada para kader PDIP yang menjabat sebagai kepala daerah untuk menunda keikutsertaan dalam retret. Keputusan ini diambil setelah KPK menahan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Pramono Anung Sebagai Perwakilan
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, mengungkapkan bahwa Megawati menugaskan Pramono untuk berkomunikasi dengan pemerintah terkait retret di Akmil. Saat ini, sejumlah kepala daerah dari PDIP sudah bersiaga di Magelang, namun mereka masih menunggu arahan selanjutnya dari ketua umum.
Komunikasi Intensif dengan Pemerintah
Hasto Wardoyo, Wali Kota Yogyakarta, menyatakan bahwa Pramono melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah maupun penyelenggara retret. Pramono mewakili para kepala daerah PDIP yang siap untuk mengikuti retret, sambil juga menjelaskan kebijakan partai kepada pihak pemerintah dan penyelenggara.
Kesimpulan
Dengan keputusan ini, kader PDIP yang menjadi kepala daerah harus menunda keikutsertaan dalam retret di Akmil. Pramono Anung sebagai perwakilan partai bertanggung jawab untuk berkomunikasi dengan Kemendagri mengenai hal ini. Semua pihak menunggu arahan selanjutnya dari ketua umum mengenai partisipasi dalam retret tersebut.






