Badai Tropis Jangmi Mengganggu Penerbangan di Jepang
WARTAKOTALIVE.COM – Jepang tengah menghadapi bencana alam yang cukup serius akibat Badai Topan nomor 6 yang diberi nama Badai Tropis Jangmi. Badai ini telah menyebabkan gangguan pada penerbangan, termasuk penerbangan dari Indonesia ke Jepang.
Badai Tropis Jangmi
Badai Tropis Jangmi telah melanda barat daya Jepang, menyebabkan mati listrik dan luka-luka pada warga setempat. Badai ini diperkirakan akan memasuki Jepang Timur pada Rabu (3/6/2026).
Badai Jangmi, yang dikenal sebagai Badai Ofel di Filipina, merupakan siklon tropis terkuat di Samudra Pasifik Barat Laut pada periode 2000-an. Bahkan, Badai ini dianggap sebagai siklon tropis terkuat di dunia pada tahun 2008.
Nama “Jangmi” sendiri berasal dari kata untuk bunga mawar dalam bahasa Korea. Badai ini terbentuk di daerah dengan udara bertekanan rendah di sekitar selatan Guam pada 22 September.
Perkiraan Cuaca dan Dampaknya
Menurut situs prakiraan cuaca Jepang, Badai Jangmi telah tiba di Jepang sejak Selasa (2/6/2026) dini hari dan bergerak ke arah utara-timur laut. Kecepatan angin maksimum saat ini mencapai 32,0 m/s di Naze, Kota Amami.
Badai ini diperkirakan akan mendekati Kyushu dan Shikoku pada siang hari ini, dengan kemungkinan akan mendekati atau mendarat di Semenanjung Kii dan bagian timur Jepang pada Rabu besok. Warga Jepang diimbau untuk waspada terhadap hujan lebat dan angin kencang.
Dampak Terhadap Penerbangan
Badai Jangmi juga telah mengganggu jadwal penerbangan. The Straits Times melaporkan bahwa setidaknya 14 penerbangan Singapore Airlines (SIA) pada tanggal 2 dan 3 Juni akan dijadwal ulang setelah Badai Jangmi mendekati Jepang.
Penerbangan dari Singapura menuju Osaka, Nagoya, serta bandara Haneda dan Narita yang melayani ibu kota Tokyo akan terdampak. Beberapa penerbangan yang terdampak antara lain:
- SQ636, SQ631, SQ632, dan SQ633 antara Singapura dan Tokyo (Haneda)
- SQ638 dan SQ637 antara Singapura dan Tokyo (Narita)
- SQ622, SQ623, dan SG618 antara Singapura dan Osaka
- SQ672 dan SQ671 antara Singapura dan Nagoya
Selain itu, tiga penerbangan SIA yang menghubungkan bandara Narita dan kota Los Angeles di California, Amerika Serikat, juga akan terpengaruh oleh perubahan jadwal. SIA akan menghubungi semua pelanggan yang terdampak untuk memberitahu mereka tentang perubahan jadwal penerbangan.
Kesimpulan
Badai Tropis Jangmi telah menyebabkan kerusakan dan gangguan pada berbagai sektor, termasuk penerbangan di Jepang. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan cuaca terkini. Semoga bencana ini segera berlalu dan tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat Jepang.






