• Headline News


    Thursday, June 16, 2022

    Tagop Terima Uang Haram Rp. 23,2 Miliar

    Lagu Terbaik Tahun 2021


    Ambon, Kompastimur.com.com

    Mantan Bupati Buru Selatan (Bursel), Tagop Sudarsono Soulissa akhirnya menjalani proses Sidang perdana di Pengadilan Tipikor Ambon, Kamis (16/06/2022).


    Dalam sidang tersebut, sesuai dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufik Nugroho Cs, Tagop didakwa menerima suap atau gratifikasi. Dimana terungkap uang yang terbukti mengalir ke Mantan Bupati Bursel dua periode ini sebesar Rp. 23,2 miliar.


    "Terdakwa selaku Mantan Bupati Buru Selatan sejak Tahun 2011 sampai 2021 menerima suap sebesar Rp 23.279.750.000 dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun rekanannya atau Kontraktor pada beberapa daerah di Kabupaten Buru Selatan, baik diterima secara langsung maupun tidak langsung," ungkap JPU saat membacakan Dakwaan.


    Lanjut JPU, dalam upaya memperkaya diri dan menggunakan kekuasaannya itu, penerimaan suap secara ilegal dilakukan melalui sopir pribadi atas nama Joni Raynhard Kasman yang juga adalah terdakwa dalam kasus yang sama, dan terurai dalam berkas terpisah.


    Dirincikan, Tagop menerima uang sebesar Rp 9,180 miliar dari sejumlah OPD termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan. Dimana Plt Kadis Kesehatan, Ibrahim Banda menyetor uang sebesar Rp. 350 juta sejak tahun 2012 hingga 2021 dengan total sebesar Rp 2.800.000.000, termasuk penyetoran langsung ke Tagop di Kantor Bupati maupun di rumahnya.


    Selain itu, sejak Tahun 2011 sampai 2021, uang dari OPD yang dikumpulkan Badan Aset Daerah dan mengalir ke terdakwa tiap tahunnya sebesar Rp. 380 juta. Uang itu berasal dari 37 OPD. Dimana, masing-masing OPD menyetor sebanyak Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Juga dari 6 orang Camat juga menyetor ke Tagop sebesar Rp 2,5 juta. 


    Tak hanya itu, dalam dakwaan yang dibacakan pun Tagop disebutkan juga menerima uang dari beberapa Kontraktor, salah satunya adalah Andreas Intan atau Kim Fui sebesar Rp. 9 miliar.


    Atas perbuatannya, Tagop S Soulisa harus duduk di kursi dakwaan lantaran melanggar pasal 12 huruf a pasal 11 dan pasal 12b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) KUHPidana pasal 3 dan pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tidak pidana pencucian uang.


    Terhadap dakwaan JPU KPK, Penasehat Hukum Tagop belum mengajukan Eksepsi atau keberatan. Sidang yang diketuai  Nanang Zulkarnain Faisal secara  virtual ditunda pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. (KT-Tim)



    Baca Juga

    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tagop Terima Uang Haram Rp. 23,2 Miliar Rating: 5 Reviewed By: Kompas Timur
    loading...
    Scroll to Top