• Headline News


    Friday, January 28, 2022

    KPK Periksa Ibrahim Banda dan Geledah Rumah Abdullah Alkatiri

    Lagu Terbaik Tahun 2021


    Namlea, Kompastimur.com

    Tim Penyidik KPK mendatangi rumah pengusaha Abdullah Alkatiri alias Habib di Kota Namlea, Kabupaten Buru, karena namanya ikut terseret dugaan grativikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka mantan Bupati Buru Selatan (Bursel) dua periode, Tagop Sudarsono Soulissa (TSS).


    Wartawan media ini melaporkan, tim KPK mendatangi rumah Abdullah Alkatiri dengan ditemani petugas kepolisian dari Polres Pulau Buru, Kamis siang (27/1/2022).


    Kedatangan KPK yang tidak disangka-sangka itu sempat membuat penghuni rumah panik, sehingga istri Abdullah Alkatiri bernama Firdal Barges yang sedang berada di Kantornya Dinas Dukcapil Kabupaten Buru bergegas pulang ke rumah.


    Kepada wartawan, Ferdial mengaku sempat kaget rumahnya didatangi penyidik KPK. 


    Tim KPK sempat melakukan penggeledahan di rumahnya dan mengambil sejumlah dokumen perusahan milik suaminya.


    Tim KPK yang berjumlah sekitar 11 orang itu juga sempat menanyakan beberapa hal terkait dengan pekerjaan suaminya di Kabupaten Bursel. 


    Namun Firdal yang seorang ASN di Dinas Dukcapil ini mengaku tidak tahu menahu soal urusan kantor perusahan suaminya di Bursel.


    Satu sumber terpercaya menyebutkan, Habib masuk dalam radar KPK karena  kasus TPK grativikasi dan dugaan TPPU dengan tersangka TTS ikut menyeret namanya.


    Pasca rumahnya di Namlea digeledah KPK, Habib sangat sulit ditemui. Kabarnya Habib ada di Wamsisi, Kecamatan Waesama, Kabupaten Bursel. Dua nomor kontak milik Habib juga kini sudah tidak lagi aktif.


    Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun dari sumber terpercaya menyebutkan, pengusaha Liem Sin Tiong yang rumahnya digeledah KPK Senin lalu, kini telah bertolak tinggalkan Kota Namlea.


    Tiong dikabarkan telah berada di Kota Ambon untuk menjemput rekannya, Direktur PT Vidi Citra Kencana, Ivana Kuelju alias Cece guna bertolak ke Jakarta.


    "Pa Tiong diminta menjemput ibu Ivana Kuelju untuk dibawa ke KPK di Jakarta," jelas sumber ini.


    Lebih jauh informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pasca Mantan Bupati Bursel dua periode, Tagop Sudarsono Soulissa ditahan, tim KPK yang sementara berada di Namlea terus melakukan penyidikan dengan mengagendakan memeriksa 9 orang saksi di ruang kerja Satreskrim Polres Pulau Buru, Kamis (27/01/2021).


    Dari sembilan saksi yang diperiksa itu, terdapat nama Kadis Kesehatan Kabupaten Bursel, Ibrahim Banda.


    Jubir KPK, Ali Fakri dalam pesan Whatsapp menjelaskan, pemeriksaan saksi TPK terkait proyek pembangunann jalan dalam Kota Namrole tahun 2015 di pemerintahan Kabupaten Bursel, masih terus dilanjutkan penyidik KPK di Polres Pulau Buru.


    Ada sembilan orang yang diperiksa pada hari ini dan didalamnya terdapat nama Kadis Kesehatan Kabupaten Bursel, Ibrahim Banda. 


    Namun wartawan yang memantau dari pagi di Polres, tidak melihat Ibrahim Banda datang ke sana.


    Ketika hendak dikonfirmasi lewat telepon, tidak diangkat olehnya. Konfirmasi lewat pesan Whatsapp juga tidak dibalasnya. 


    Untuk mengungkap dugaan TPK oleh tersangka Tagop di Dinas Kesehatan, ada empat orang yang diperiksa.


    Selain Ibrahim Banda, penyidik KPK juga memeriksa Nena Solissa (Sekertaris Dinkes),  dan Samna Detek (Bendahara Dinas Kesehatan) serta Harun Pattah (Kepala Seksi Kefarmasian Alat kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga).


    Dari deretan 9 nama yang diperiksa hari ini, terdapat nama Sukri Muhammad, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bursel.


    Dalam kasus dugaan TPK dana MTQ Provinsi Maluku di Namrole tahun 2017 lalu, Sukri Muhammad juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Buru.


    Dari Dinas Perhubungan Kabupaten Buru Selatan,, tim penyidik KPK juga memeriksa Viktor  TH Sigmarlatu,  Kabid Perhubungan Laut, Sungai, Danau dan Penyebrangan.


    Selain beberapa nama di atas, jubir KPK menyebutkan kalau tim yang lagi berada di Kota Namlea, Kabupaten Buru ini juga memerikrisa saksi atas nama Rido Johanes Behuku, Sekdis Dinas Koperasi dan UKM Kab Buru Selatan.


    Merry Solissa, Bendahara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bursel, Novita Soraya Lessy, Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dinas Lingkungan Hidup. (KT-10)




    Baca Juga

    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: KPK Periksa Ibrahim Banda dan Geledah Rumah Abdullah Alkatiri Rating: 5 Reviewed By: Kompas Timur
    loading...
    Scroll to Top