• Headline News





    Wednesday, May 6, 2020

    Hasil Swab Pasien 01 Belum Keluar, Pemda Bursel Lakukan Koordinasi Ke Pemprov


    Lagu Terbaik Tahun 2021
    Namrole, Kompastimur.com 
    Tim Gugus Tugas Kabupaten Buru Selatan (Bursel) melalui juru bicaranya, Ibrahim Banda mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil Swab dari pasien 01 Bursel berinisial SB yang hingga kini masih menjalani perawatan karena terkonfirmasi positif Covid-19.

    Menurut Banda, SB telah menjalani masa isolasi 14 hari pertama dan telah selesai dan sudah menjalani masa isolasi kedua sambil menunggu hasil hasil swab untuk mengatahui apakah SB masih positif atau sudah sembuh.

    “Sesuai dengan protab kita, kalau hasil tes Swab pertama sudah negatif, maka harus menunggu 10 hari lagi untuk uji swab kedua, tapi karena BTKL Ambon itu ternyata punya 4 provinsi yaitu di wilayah Irian, Maluku dan Maluku Utara, maka banyak sekali swab yang diperikasa dan hasil swab SB belum keluar,” ujar Banda di Namrole, Rabu (06/05).

    Kendati begitu, Kepala Dinas Kesehatan ini menjelaskan, pihaknya telah membangun koordinasi dengan pihak provinsi untuk membantu mengkomunikasikan ke pihak-pihak yang melakukan pemeriksaan swab terhadap Pasien SB untuk segera diterbitkan mengingat pasien SB telah melewati masa isolasinya selama 28 hari.

    “Terkahir tadi saya konnfirmasi ke Satgas Provinsi itu malah hasilnya dikirm ke Jakarta, dia sudah selesai masa isolasinya dan keadaan umunya baik cuma dikuatirkan virusnya saja karena mungkin imun tubuhnya bagus. Sekda juga sudah minta ke Sekda provinsi terkait hasil SB ini,” sebut Banda.

    Ia menegaskan, jika nanti SB sudah negatif dan bisa dipulangkan ke pihak keluarga, maka sebelum diserahkan untuk berbaur dengan masyarakat, Pemda akan membuat bukti pemeriksaan bahwa yang bersangkutan sudah negatif.

    “Ini dimaksudkan untuk menjadi pegangan bagi yang bersangkutan sehingga masyarakat tidak kuatir dengannya, karena jika kita pulangkan tanpa suatu legalitas yang diberikan kepada yang bersangkutan, maka nanti menjadi pertanyaan lagi di masyarakat. Jadi kita harapkan hasilnya dulu keluar baru kita pulangkan, kami minta masyarakat harap menunggu,” ucap Banda.

    Ia mengatakan, terkait hal ini, Gugus Tugas telah memanggil pihak keluarga dan telah disampaikan kondisi yang bersangkutan serta kendala yang dialami soal hasil swab.

    “Kondisinya baik-baik saja, cuma untuk memulihkan kondisi sosialnya ditengah-tengah masyarakat berarti harus ada sesuatu yang meyakinkan masyarakat bahwa dia (SB) sudah sembuh, karena  dia pergi dengan positif dan untuk mengembalikan tidak ada jalan lain selain hasil swab yang membuktikan dia negatif,” tuturnya.

    Lanjutnya, untuk pasien 02 (JW) warga Desa Leku yang reaktif versi Rapid Test, ternyata memiliki penyakit penyertanya yaitu pneumonia atau sesak nafas dan manis (Diabetes Meletus) yang membuat kondisinya saat ini memburuk.

    Ia menjelaskan sebelumnya, kondisi pasien JW sudah mulai membaik, tetapi perkembangan terakhir kondisinya mulai menurun karena disebabkan oleh dua penyakit penyertanya.

    “Itu sekarang yang menonjol. Jadi kondisinya down,” ungkapnya.

    Kendati tenaga medis dan dokter penyakit dalam ada di RSUD Namrole, namun kata Banda, kondisi RSUD Namrole tidak didukung dengan sarana dan prasarana seperti ronseng dan alat-alat pendukung lainnya.

    “Hari ini kami ambil kesimpulan dirujuk ke Buru, kalau RSUD di Buru sudah siap tinggal dari Satgas Buru apa dia mau terima atau tidak sebab ini bukan Pneumonia saja tapi dia sudah rapid dan reaktif. Tapi kalau dari Buru tidak mau, kita juga sudah bicarakan dengan pihak keluarga kalau mereka setuju kita bawa ke Ambon dengan rujukan karena JW memiliki penyakit penyerta, maka langkahnya harus seperti itu,” jelas Banda.

    Lebih jauh Banda menjelaskan, Gugus Tugas Bursel telah diinformasikan oleh Kementerian Kesehatan terkait dengan alat untuk pemeriksaan Tuberkulosis (TB), yang dapat digunakan untuk pemeriksaan swab.

    “Tadi kami sudah kirimkan 6 orang terdiri dari dokter, analisis dan perawat yang diminta oleh Pemprov dan Pempus untuk Job Training di Ambon, dan pempus akan memberikan kita semacam Regen untuk di pakai melakukan pemeriksaan swab. Alatnya sudah ada di kita dan nanti jika mereka ini balik membawa regen berarti kita sudah bisa melakukan pemeriksaan swab di Bursel, karena hampir seluruh Indonesia sudah seperti ini dan kita tidak perlu menunggu lagi. Kita doakan semoga pemerintah secepatnya mengirimkan semacam regen ini ke kita,” pungkasnya. (KT/02)


    Baca Juga

    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Hasil Swab Pasien 01 Belum Keluar, Pemda Bursel Lakukan Koordinasi Ke Pemprov Rating: 5 Reviewed By: Redaksi
    loading...
    Scroll to Top