• Headline News

    Tuesday, October 3, 2017

    Politisi PDIP: Dari 54 Titik Penetapan BBM Satu Harga Maluku Dapat 3


    Lagu Terbaik Tahun 2021
    Piru, Kompastimur.com
    Terkait dengan seluruh ketersediaan sumberdaya energi yang ada di Maluku, bicara soal kedaulatan energi didalamnya termasuk pemenuhan sumberdaya Bahan Bakar Minyak ini bagi seluruh masyarakat tentu tidak mudah untuk 1.411 pulau yang ada di Maluku.

    Hal ini disampaikan Anggota DPR RI, Mercy Barends saat peresmian Lembaga Penyaluran Program BBM satu Harga di Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (2/10).

    "Tadi kita sudah ngobrol-ngobrol dengan Dirjen Migas terkait dengan hal tersebut. Anggota DPR RI yang turun dari surga sekalipun dalam jangka waktu lima tahun belum tentu dia bisa mengunjungi 1.411 pulau yang tersebar di Maluku ini. Tetapi prinsip saya sebagai anggota DPR RI, begitu dilantik pada 1 Oktober 2014 lalu, kami telah berkomitmen untuk berdiri untuk berdiri kepada semua kepentingan masyarakat. Dimana untuk 11 kabupaten/kota yang ada di Maluku itu diperhatikan secara bersama, artinya kepedulian kita terhadap daerah-daerah di Maluku itu sama tinggi dan sama rendah," kata politis PDIP itu.

    Mercy mengatakan, tidak ada perbedaan dalam konteks pembangunan, sehingga tidak ada yang dibeda-bedakan. Bahkan dia menegaskan pihaknya telah siap bertarung habis-habisan untuk memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat Maluku terutama untuk daerah 3T, yakni Tertinggal, Terisolir dan Terbelakang. Sehingga setiap program pemerintah dalam sekarang dicanangkan oleh Periden Joko Widodo.

    "Kalau pada beberapa waktu yang lalu, dari pusat-pusat pertumbuhanke wilayah pinggiran yang dimulai dari barat ke timur. Dalam masa pemerintahan Jokowi, semuanya dibalik secara fundamental. Dari wilayah pinggiran, perbatasan dan terisolir menuju ke pusat-pusat pertumbuhan. Kedepan harapan kita tidak ada lagi wilayah 3T, semuanya harus menjadi wilayah-wilayah pusat pertumbuhan, baik yang terdepan maupun di pusat-pusat gugus," terang mantan anggota DPRD Maluku itu.

    Berkaitan dengan peresmian badan penyalur program BBM satu harga, mungkin masyarakat akan berfikir bahwa BBM ini sampai kepelosok pedesaan pun akan sama harganya, sehingga perlu untuk diluruskan agar tidak menjadi polemik dikemudian hari.

    "Sebagai anggota DPR RI, kita sementara bertarung habis-habisan, bahwa untuk wilayah-wilayah yang sulit untuk kemudian mendapat perhatian serius dari pemerintah dan dari seluruh lembaga-lembaga negara, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menyiapkan energinya, agar masyarakat yang ada di wilayah pinggiran seperti di Maluku ini tidak terbebani dengan biaya yang tinggi dari satu produk, misalnya seperti BBM, tetapi dengan sumberdaya ekonomi kita rendah," tandasnya.

    Menurutnya, kalau sudah begitu,  maka ini tidak fer namanya. Dimana wilayahdibagian barat nusantara itu memiliki pendapatan jauh lebih tinggi, tetapi menanggung biaya produk yang harganya dibawah rata-rata sesuai ketentuan negara.

    "Ini yang sementara kita upayakan agar di Maluku dan Maluku Utara, Papua dan NTT serta wilayah yang sulit, sehingga dengan bertambahnya infrastruktur BBM seperti ini, masyarakat lebih gampang mengakses, maka permainan spekulan BBM menjadi lebih kecil. Jadi kalau SPBU tambah banyak di wilayah kabupaten di Maluku terus bertambah, maka ruang spekulan semakin kecil untuk memainkan harga," jelas mantan Calon Bupati Kepulauan Aru.

    Untuk tahun ini, kata Mercy, dari 54 titik penetapan BBM satu harga, Maluku mendapatkan 3. Selain yang ada di SBB, Kabupaten Buru dan Kabupaten Aru.

    Mercy berharap kedepan dari pihak terkait mungkin bisa terus menambahkan infrastruktur BBM yang ada di Maluku.

    "Harapan kita, dengan adanya infrastruktur BBM seperti begini, itu meningkatkan perputaran ekonomi yang ada ditingkat loka. Dengan adanya penambahan SPBU seperti ini juga bisa menyatukan masyarakat di Maluku sehingga tali silaturahmi antar masyarakat semakin terbangun lebih kuat, mengingat Maluku adalah daerah bekas konflik," tutur politisi perempuan itu. (KT-SH)


    Baca Juga

    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Politisi PDIP: Dari 54 Titik Penetapan BBM Satu Harga Maluku Dapat 3 Rating: 5 Reviewed By: Kompas Timur
    loading...
    Scroll to Top