• Headline News



    Saturday, November 26, 2016

    Huwae: Maluku Harus Rebut Ketua Presidium GMNI di Kongres Minahasa 2017

    Ambon, KT
    Dalam rangka Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2017 mendatang, maka Maluku adalah bagian dari gerakan tersebut yang dituntut harus bergening sebagai posisi satu. 

    Hal ini disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Edwin Huwae dalam pertemuannya dengan Dewan pimpinan Cabang GMNI Ambon diruang kerjanya, Kamis (24/11).

    Menurutnya, dalam kepemimpinan GMNI secara Nasional, Maluku belum pernah menduduki posisi satu pada organisasi berwatak kerakyatan dan nasionalis itu, sehingga tidak ada salahnya  kalau dalam kongres mendatang, Maluku harus bertarung untuk menduduki posisi tersebut, karena baginya kedudukan tersebut harus merata pada seluruh Kabupaten/Kota yang ada di seluruh Indonesia.

    “Untuk Kongres mendatang yang akan dilaksanakan di Minahasa, salah satu figur yang merupakan perwakilan dari Provinsi Maluku harus kita usahakan untuk menjadi Ketua Presidium GMNI, karena selama belum ada orang Maluku yang menjabat sebagai Ketua. Jangan hanya sebagian wilayah saja yang harus menjadi Ketua ,tetapi kita juga harus diberi kesempatan untuk pimpin ini GMNI,’’ kata Huwae.

    Lanjutnya, lembaga legislatif  tertinggi GMNI yang selalu diselenggarkan dua tahunan tersebut, Maluku tidak boleh kehilangan wajah, tetapi harus tetap menunjukan eksistensi sebagai kader-kader asal Maluku yang berkualitas, sehingga bisa menjadi barometer untuk menjadi pemimpin pada organisasi tersebut.

    “Kongres berikutnya kita orang Maluku tidak boleh kehilangan muka pada level Nasional, karena itu menjadi tolak ukur apakah kita mampu bersaing dengan kawan-kawan seperjuangan GMNI yang lain atau tidak. Kita harus menunjukan bahwa Maluku juga bisa dan layak menjabat sebagai Ketua Presidium GMNI,’’ jelasnya.

    Dirinya  meminta kepada DPC GMNI Ambon untuk duduk berembuk bersama dan mencari  siapa yang layak untuk nantinya bertarung sebagai Ketua Presidium, dan hanya satu kader terbaik asal Maluku yang harus digiring sebagai Calon Ketua. 

    Baginya menang atau kalah bukan menjadi persoalan, tetapi yang terpenting adalah proses sebagai petarung sejati yang berkomitmen.

    Olehnya, Huwae berharap kesolidan dalam perjalanan roda organisasi GMNI di Maluku harus lebih di perkuat lagi agar apa yang menjadi komitmen bersama bisa tercapai.

    “Saya minta kepada kawan-kawan sekalian untuk duduk bersama dan putuskan siapa yang bisa kita usung sebagai calon ketua pada Kongres nantinya. Bagi saya menang atau kalah tidak menjadi masalah karena yang terpenting adalah  proses sebagai petarung yang berkualitas dan punya komitmen yang kuat. Untuk itu saya berharap GMNI Maluku harus solid dan terus membangun pergerakan bersama, agar apa yang kita inginkan bisa kita capai,’’ tandas Huwae. (KT-FA)

    Baca Juga

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Huwae: Maluku Harus Rebut Ketua Presidium GMNI di Kongres Minahasa 2017 Rating: 5 Reviewed By: Kompas Timur
    Scroll to Top