• Headline News

    Tuesday, March 31, 2020

    Bupati SBB di Minta Copot Camat Kepulauan Manipa



    Piru, Kompastimur.com 
    Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Moh Yasin Payapo diminta dengan tegas untuk segerah mencopot Camat Kepulauan Manipa Karim Nurlette, karena dinilai tidak layak untuk kembali dipertahankan sebagai kepala pemerintahan diwilayah kecamatan kepulauan Manipa kabupaten SBB, pasalnya Nurlette sampai saat ini tidak peduli dengan keluhan dan aspirasi masyarakat Kepulauan Manipa.

    "Karim seakan lepas tangan dengan apa yang menjadi keluhan masyarakat Kepulauan Manipa, seharusnya ada rasa tanggung jawab karim terhadap keluhan masyarakat bukan terkesan acuh dan tak peduli dengan aspirasi masyarakat kepulauan Manipa saat ini." Pungkas Ahmad Syarif Papalia salah satu warga kepulauan Manipa kepada Kompastimur..com Senin (30/3/2020).

    Terlepas dari itu,  kata Papalia sebagai camat, Karim Nurlette harus mampu menjawab tuntutan masyarakat terkait pemadaman listrik, ini semua merupakan  pelayanan publik yang harus di jawab dan ditindaklanjuti selaku pemimpin di tingkat kecamatan. Semua ini berhubungan dengan hajat hidup orang banyak yang ada di kecamatan kepulauan Manipa.

    Namun Ironisnya lagi menurut Papalia, Camat hanya berdiam tanpa melakukan sesuatu langkah bijak dan tegas untuk berkonsultasi bersama kepala PLN Ranting Manipa, terkait apa yang menjadi permasalahan sehingga terjadi pemadaman lampu tiga bulan belakangan ini, dan sampai saat ini belum diatasi apa kendalanya.

    “Tugas Karim sebagai camat apa? Seharusnya camat harus proaktif melihat hal ini dan melakukan koordinasi dengan PLN Ranting Manipa dan sampaikan kepada masyarakat Kepulauan Manipa apa yang menjadi kendala sehingga terjadi pemadaman lampu terus - menerus di kepulauan Manipa," keluhnya.

    Ditambahkan,  selain keluhan masyarakat terhadap masalah pemadaman listrik, Karim Nurlette dinilai gagal memimpin pemerintahan dilingkup kecamatan yang mana roda pemerintahan tidak berjalan dengan baik dan terkesan pincang. Pelayanan publik di Manipa  tidak berjalan normal sesuai dengan jam kerja ASN, serta pelayanan pengurusan administrasi sulit untuk dapatkan tanda tangan seorang camat

    “Padahal anggaran operasional setiap tahun di gelontorkan lewat APBD kurang lebih 1.450.000.000, namun tidak ada perubahan yang efesien di kecamatan Kepulauan Manipa, maka dengan itu patut dipertanyakan," tanya Papalia.

    Untuk itu , sekali lagi saya tegaskan kepada Bupati SBB Moh Yasin Payapo untuk segerah copot Karim Nurlette dari Camat kepulauan Manipa, dan menggantikan dengan orang lain yang punya pengalaman dibidang pemerintahan agar ada perubahan di kepulauan Manipa dan itu yang diharapkan oleh masyarakat Manipa,” tandasnya. (KT - MFS)


    Baca Juga

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 komentar:

    1. Wartawan yang menulis berita ini, perlu belajar lebih banyak, dalam memuat berita, berkaitan dengan isi berita harus dikonfirmasi juga ke camat, benar tidak selama ini camat tidak melakukan koordinasi dgn pihak PLN dalam hal ini kepala ranting di kecamatan kep. Manipa dan benarkah sulit untuk mendapatkan tanda tangan dari Camat..?? Itu perlu dikonfirmasi jangan memuat berita hanya dari satu pihak, masyarakat butuh informasi yang lengkap dari berbagai pihak, baik itu camat maupun kepala ranting.

      Sebagai wartawan harus memahami etika jurnalistik, yaitu menyampaikan informasi yang berimbang.

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Bupati SBB di Minta Copot Camat Kepulauan Manipa Rating: 5 Reviewed By: A L
    Scroll to Top