• Headline News

    Friday, November 8, 2019

    Tagop : Pariwisata Harus Berikan Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat

    Baca Juga





    Namrole, Kompastimur.com
    Bupati Buru Selatan (Bursel) Tagop Sudarsono Soulisa berharap Pariwisata di Bursel dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi masyarakat Bursel secara luas.

    Harapan itu disampaikan Tagop dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setda Kabupaten Bursel, Alfario Soumokil ketika membuka kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Selam, yang digelar Dinas Pariwisata Bursel di ruang auditorium lantai 2 Kantor Bupati Bursel, Kamis (7/11/2019),

    “Pembangunan aksesbilitas dan sarana pendukung yang menunjang sektor pariwisata di Bursel kedepan akan menjadi prioritas pada 10 destinasi wisata tersebut, sehingga 10 destinasi wisata tersebut dengan mudah dapat diakes oleh wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Bursel dan hal inilah yang menjadi target Pemda kedepan sehingga pariwisata harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bursel secara luas,” kata Tagop. 

    Tagop menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepariwisataan di Kabupaten Bursel, maka pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus melaksanakan kegiatan pembinaan kepariwisataan kepada masyarakat, pelaku usaha pariwisata, pengelola destinasi wisata dan komunitas peduli pariwisata di Kabupaten Bursel.

    “Memang kami menyadari sungguh bahwa pembangunan sektor pariwisata di Bursel belum terlalu memberikan dampak yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Sejak tahun 2015 – 2019 capain pada sektor pariwisata masih jauh di bawah yang ditargetkan, namun sisi lain sektor pariwisata mulai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan mulai bermunculan destinasi wisata di beberapa desa seperti Desa Wali, Desa Masnana, Desa Hote Jaya, Desa Waefusi dan Desa Tifu,” ucapnya.

    Kendati demikian, Pemda Bursel melalui kinerja Dinas Pariwisata terus memberikan sosialiasi sadar wisata bagi masyarakat dan manfaat sektor pariwisata bagi masyarakat demi mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bursel.

    Lanjutnya, pembangunan sektor pariwisata Bursel menjadi salah satu dari 6 (enam) prioritas pembangunan, sehingga untuk lebih fokus terhadap pembangunan infrastruktur sektor pariwisata dan promosi pariwisata, maka telah ditentukan 10 destinasi wisata unggulan daerah Kabupaten Bursel yang menjadi prioritas pengembangan kedepan.

    Tagop menambahkan, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan pembinaan kepariwisataan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang handal di bidang pariwisata, terlebih khusus untuk menjadi pemandu wisata selam di kabupaten Bursel, sehingga kedepan Bursel akan memiliki tenaga - tenaga selam yang profesional.

    Untuk mendukung pembinaan kepariwisataan Kabupaten Bursel, maka Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata memberikan bantuan dana alokasi khusus dak non fisik bidang kepariwisataan untuk membantu pembinan masyarakat serta peningkatan sumber daya manusia di bidang pariwisata.

    "Melalui kegiatan pembinaan ini saya mengharapkan yang terlibat langsung dalam kegiatan harus serius mengikuti secara baik sehingga dapat berkontribusi untuk pengembangan sektor pariwisata Bursel kedepan," tutup Tagop.

    Sedangkan Ketua Panitia Rinaldy Soulisa dalam laporannya menyampaikan bahwa, tujuan dari kegiatan ini untuk menyiapkan SDM yang handal dalam mengelola destinasi wisata di kabupaten Bursel dengan disasarkan bagi pengelola destinasi wisata, pemerintah desa dan masyarakat umum.

    "Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 7-9 November 2019 dan berlangsung di aula kantor bupati dan praktik menyelam akan digelar di Pulau Oki," kata Relandy.

    Untuk  narasumber dalam kegiatan ini terdiri dari instruktur menyelam dari Pari Dive Ambon, Kepala Dinas Pariwisata, Amelia Solossa, Kabid Produk dan Usaha Pariwisata Bursel Renaldy Soulisa dan Kepala Sub Bagian Perencanaan Keuangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bursel Alex Sigmarlatu.

    Untuk peserta sebanyak 40 orang terdiri dari kepala desa terkhususnya bagi desa-desa yang memiliki potensi dan daya tarik untuk dikembangkan menjadi destinasi pariwisata, tenaga pengelola destinasi wisata, komunitas drive Bursel, dan kelompok jasa usaha pariwisata. (KT-01)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tagop : Pariwisata Harus Berikan Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat Rating: 5 Reviewed By: Kompas Timur
    Scroll to Top