• Headline News

    Minggu, 06 Januari 2019

    Attamimi : Sistem Perengkingan CPNS Ganjal Lulusan Passing Grade


    ( Romi Attamimi )

    Piru, SBB - Kompastimur.com
    Tahapan seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018 sudah usai dan ada sebagaian daerah yang telah mengeluarkan hasil akhir  kelulusan CPNS.

    Namun, seleksi CPNS berdasarkan perengkingan sesuai PerMenpan Nomor 61 Tahun 2018 begitu miris, meskipun kuota yangg di ajukan oleh Pemkab telah terpenuhi tetapi terdapat keganjilan dalam proses seleksi dimana masyarakat di bingungkan oleh peraturan baru tentang perengkingan tersebut.

    Seperti terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang awalnya dari 3000 lebih peserta  yang ikut seleksi CPNS hanya 17 orang yang lulus Passing Grade (PerMenpan Nomor 37 Tahun 2018) pada tahap awal tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan sistem Computer Asisten Test (CAT ).  

    Seharusnya, ke 17 peserta ini harus di istimewakan dan tidak di masukan dalam kategori perengkingan dan pemberlakuan perengkingan seharusnya di tujukan kepada peserta yang gagal saat seleksi tahap awal (Tes SKD).  

    Persoalan ini menuai banyak kritikan dari berbagai kalangan salah satunya ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten SBB, Romi Attamimi yang mengatakan bahwa ini bagaikan sebuah lelucon yakni peserta yang gagal pada tahap awal di selamatkan oleh sistem yang di keluarkan oleh panselnas terkait perengkingan dalam sistem seleksi CPNS 2018. 

    "Seharusnya sistem yang diterapkan haruslah lebih tepat lagi karna ini bisa berdampak pada kemajuan suatu daerah dilihat dari kinerja birokrasi. Kita harus punya SDM yang berkualitas," tegas Attamimi dalam Release yang diterima media ini, minggu (6/1/2018).


    Menurutnya, dalam seleksi CPNS di Kabupaten SBB terlihat begitu miris. 

    Beberapa peserta yang masuk kategori P1 (Lulus Passing Grade) dengan kata lain bahwa beberapa di antara 17 orang yang memenuhi ambang batas Passing Grade dalam tes SKD harus gigit jari karna gugur dalam tahapan berikutnya (SKB), padahal merekalah yang terbukti cerdas saat tes tahap awal dan merekalah yang seharusnya lebih diperhatikan. 

    "Namun uniknya, mereka di tumbangi oleh sistem," tuturnya.

    Attamimi katakan, seharusnya BKPSDM Kabupaten SBB harus transparan dan jeli dalam proses seleksi CPNS di Kabupaten yang dipimpin Moh Yasin Payapo dan Timotius Akerina itu. 

    "Harusnya ada transparansi dalam proses seleksi CPNS ini," ucapnya. (KT/02)


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Attamimi : Sistem Perengkingan CPNS Ganjal Lulusan Passing Grade Rating: 5 Reviewed By: Alan Lahallo
    Scroll to Top