• Headline News

    Wednesday, November 28, 2018

    Assagaff Launching Empat Aplikasi Disiperindag Provinsi Maluku

    PENGUMUMAN PENDAFTARAN BAKAL PASANGAN CALON DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI BURU SELATAN TAHUN 2020
    Download / Preview



    Ambon, Kompastimur.com 
    Gubernur Maluku, Said Assagaff melaunching empat aplikasi yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, yakni E-Office, Early Information System (EIS), Simpati Indag dan Simponi Indah, Selasa (27/11/2018).

    Kepada sejumlah wartawan, Assagaff katakan, selain launching aplikasi milik Disperindag Maluku, pada tanggal 29 juga akan dilaunching aplikasi milik Dinas Parawisata dan Biro Umum setda Maluku.

    Menurutnya, hal ini dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di daerah seribu pulau ini.

    "Tiap dinas harus punya satu inovasi yang baru. Oleh karena itu saya sangat berterima kasih kepada Elvis Pattiaelano yang sudah memulai dengan langkah yang tepat, ini baik dan bisa menjadi contoh bagi dinas-dinas lain," ujarnya.

    Ditanya terkait zona merah yang diberikan ombudsman dalam hal pelayanan publik, sebagai orang nomor satu di pemerintah provinsi Maluku membantah hal tersebut.

    "Merah? Yang Merah itu dimana, bilang Ombudsman datang lalu berdebat dengan saya," tandasnya.

    Menurutnya, selama ini pelayanan publik berjalan dengan baik, bahkan ada inovasi baru yang diterapkan dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat,  dan salah satunya empat aplikasi yang baru dilaunching Disperindag Maluku.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Elvis Pattiselano menuturkan, empat aplikasi baru dilaunching dalam rangka menindaklanjuti surat edaran seketaris daerah Maluku, terkait setiap OPD harus mempunyai satu inovasi.

    "Untuk tahun 2018 saya dan beberapa staf mengikuti diklat kepemimpinan, ada dua diklat mengikuti diklat kepemimpinan tingkat empat se-level kepala seksi dan saya mengikuti diklat kepemimpinan tingkat dua level kepala dinas. Pada kesempatan itu kami mulai menggagas pelayanan publik berbasis IT," ucap Pattiselano.

    Dikatakan, dengan mengikuti diklat dimaksud kemudian dibuatlah E-Office yang diintegrasikan semua di dalam unit layanan administrasi terintegrasi dimana "E-Office artinya surat-menyurat dinas sudah menggunakan ART.

    “Jadi kepala dinas dimana saja bisa membaca surat masuk maupun surat keluar dan bisa langsung mendisposisi kepada kepala bidang terkait. Begitu juga kepala bidang bisa mendisposisi kepada kepala seksi, jadi perlu tunggu saya atau kepala bidang kembali ke kantor baru di desposisi, dan ditindaklanjuti, tidak lagi tertahan berlama-lama, begitu surat keluar," jelasnya.

    Sedangkan aplikasi Early Information System (EIS) rencana eskpor, menurutnya Pattiselano aplikasi ini mendukung kerja-kerja dari tim peningkatan eskpor yang sudah didukung oleh Gubernur Provinsi Maluku.

    Hal ini dimaksudkan agar dua atau tiga hari menjelang eksportir melakukan ekspor, akan menginformasikan di aplikasi itu.

    "Jadi mereka tinggal masuk di aplikasi itu, kemudian pilih nama perusahaannya, komuniti, volume, negara tujuan, transportasi apa itu udara maupun laut. Jika ada kendala maka akan ditulis dikolom yang sudah disediakan dalam aplikasi tersebut," tuturnya.

    Selanjutnya, untuk aplikasi sistim informasi pusat data mandiri (simpati indag), dimana semua data yang ada akan di upload, baik itu kegiatan dan lain sebagainya.

    " Kalau masyarakat yang membutuhkan data bisa langsung membuka di aplikasi itu. Tidak lagi datang ke kantor. Ataupun kalau datang di kantor bisa langsung membuka di komputer yang sudah disediakan di loby," akuinya.

    Sementara, Oplikasi yang terakhir, kata Pattiselano, aplikasi Simponi Indah, yang bertujuan untuk mempromosikan produk industri kecil yang dikaitkan dengan web, sehingga masyarakat baik di dalam daerah, nasional maupun international bisa mengetahui produk industri apa saja yang ada di seluruh Maluku.

    Ia berharap kedepan ada lagi aplikasi yang membantu dan mempermudah pelayanan publik di Dinas.

    "Kita sedang mengkaji terus, yang beralih ke IT supaya semua bisa berjalan dengan cepat, lancar dan bisa mempermudah masyarakat memperoleh informasi yang berhubungan dengan pelayanan publik,” tambahnya. (KT/03)



    Baca Juga

    loading...
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Assagaff Launching Empat Aplikasi Disiperindag Provinsi Maluku Rating: 5 Reviewed By: A L
    loading...
    Scroll to Top