• Headline News

    Friday, August 31, 2018

    Lapalello: Perolehan Kursi DPR RI Ditetukan Oleh Militansi dan Infrastruktur Partai



    Ambon, Kompastimur.com
    “Dari hasil temuan kami dari beberapa survey yang kami laksanakan baik itu survey pemilihan Bupati/Walikota maupun yang terakhir yakni pemilihan Gubernur Maluku, kami mendapati data yang cukup mencengankan yakni bahwa sikap militansi dan Infrastruktur Partai Politik sangat menentukan dalam perolehan kursi DPR RI dapil Maluku,” ungkap Direktur Wilayah Timur Lembaga Survey Parameter Research dan Consultant, Edison Lapalello kepada wartawan diruang kerjanya di Ambon (30/8).

    Lapalello katakan, hal ini dapat terjadi dikarenakan dengan adanya penambahan jumlah TPS di dapil Maluku, yakni dari jumlah TPS 3358 pada Pilgub Maluku 2018, sementara saat ini jumlah TPS telah bertambah menjadi 5394 TPS.

    Dijelaskan, pihaknya menemukan, ada empat partai yang memiliki Infrastruktur partai yang baik sampai pada tingkat Desa, disamping itu, ia dan Timnya menemukan juga bahwa para kader partainya memiliki jiwa militansi yang sangat tinggi untuk mengamankan apa yang menjadi keputusan partai dari tingkat DPP sampai pada tingkat Kabupaten/Kota bahkan hingga tingkatan paling kecil dibawahnya.

    Dikatakan, Partai PDI-P masih menduduki peringkat pertama sebagai partai yang memiliki infrastruktur dan militansi dari kadernya, disusul oleh secara berurutan yakni PKS, GERINDRA dan Nasdem, bahkan dalam analisa terbatas, hal tersebut ternyata berdampak positif terhadap kompetisi dalam merebut kursi DPR RI Dapil Maluku.

     “ Sekali lagi kami mohon maaf, ini bukanlah tafsiran terkait perolehan kursi DPR RI Dapil Maluku, ini merupakan temuan kami terkait Infrastruktur dan milintansi kader partai politik yang ada di maluku” terang Lapalello.

    Memang harus akui, ada partai yang terlihat secara umum memiliki infrastruktur yang baik dan sampai pada tingkat desa, akan tetapi jika kita telusuri lebih mendalam, ternyata didapati fakta bahwa infrastruktur tersebut telah lama usang.

    “ Hal tersebut misalnya ada partai yang kadernya dan pengurusnya sampai ditingkat desa, akan tetapi tingkat militansi mereka telah kendor dan tidak jarang banyak diantara mereka telah berpindah ke partai lain” ungkapnya.

    Lebih jauh dijelaskannya, temuan ini tentunya tidak akan sama nantinya atau berbanding lurus dengan hasil pileg di 2019, terutama pada Konstalasi kursi DPR RI dapil Maluku.

     “ Karena kompetisi tersebut, masih sangat ketat, bahkan masih ada partai seperti Golkar yang juga dikenal sebagai partai langganan DPR RI dari dapil Maluku, disusul Partai PKB yang diketahui selama dua periode sasi ini tetap mengirimkan kadernya pada gedung Senayan di jakarta, selain itu juga ada partai yang memiliki konfigurasi Caleg yang mumpuni dalam rangka merebut kursi DPR RI dapil Maluku pada 2019 mendatang misalnya, Partai Demokrat, PPP, bahkan Perindo sebagai partai baru yang ternyata punya Konfigurasi Caleg DPR RI-nya baik,”paparnya.

    Tetapi dirinya menambahkan, semuanya ini akan terkoreksi apabila baik personaliti maupun partai secara kelembagaan melakukan kerja-kerja yang baik.

    “Atas dasar tersebut kami ingin menyatakan bahwa semua partai memiliki peluang yang sama dalam merebut kursi DPR RI Dapil Maluku, sepanjang partai-partai tersebut mampu memperoleh jumlah kursi yang memenuhi aturan PT secara Nasional,”tambahnya. (KT-08)


    Baca Juga

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    2 komentar:

    Item Reviewed: Lapalello: Perolehan Kursi DPR RI Ditetukan Oleh Militansi dan Infrastruktur Partai Rating: 5 Reviewed By: Kompas Timur
    Scroll to Top