• Headline News

    Senin, 16 April 2018

    Silawane : Latua Terkesan Tak Pahami Mekanisme AD -ART Muhammadiyah



    Piru, Kompas Timur.com 
    Drs.Hi.Latua Ketua Wilayah PD Muhammadiyah Provinsi Maluku dinilai terkesan tak taati aturan dan mekanisme yang sudah diatur oleh AD / ART PD Muhammadiyah dengan menunjuk secara langsung Burhan Tubaka sebagai Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Seram Barat (SBB) tanpa lakukan Musyawarah Daerah.
    Latua dinilai tak taat aturan dan melanggar AD / ART Muhammadiyah, serta sudah melakukan satu kebohongan dengan menetapkan Burhan Tubaka sebagai Ketua dan dirinya (Abu Silawane) Sendiri selaku wakil ketua PD Muhammadiyah Kabupaten SBB tanpa melalukan musyawarah daerah ( Musda)

    “ Ini tidak sesuai prosedur, tanpa MUSDA ketua Wilayah Menetapkan Burhan Tubaka sebagai ketua terpilih, sementara Saya terpilih sebagai ketua pada saat musyawarah daerah oleh wilayah tanpa kejelasan menempatkan posisi saya sebagai Wakil ketua ini sangatlah aneh," Ungkap Abu Silawane Kepada KompasTimur.Com Sabtu (14/4).

    Silawane mengungkapkan dirinyalah yang terpilih sebagai Ketua PD Muhammadiyah SBB terpilih bukan Burhan Tubaka.

    “Saya terpilih berdasarkan musyawarah daerah yang berlangsung didusun Ani Desa Lokki Kecamatan Huamual Kab SBB, Sedangkan Burhan Tubaka terpilih tanpa adanya Musda, kalau memang Burhan Tubaka terpilih secara musyawarah dimana dilakukan pemilihan secara musyawarah itu dan kapan dilakukan musda itu." tanya Silawane.

    Menurut  Silawane, dirinya tidak berambisi untuk mencari kedudukan di Muhammadiyah, namun ia ingin sampaikan kepada ketua wilayah harus taat dan patuhi mekanisme serta aturan AD / ART Muhammadiyah yang ada  bukan sebaliknya  melanggarnya.

    " Keterlibatan saya dalam ajang Musda PD Muhammadiyah SBB karna di rekomendasi oleh beberapa Ortom-Ortom Muhammadiyah dan PCM, Intinya Ketua Wilayah Muhammadiyah Maluku belum Secara Resmi Menjawab Hasil Musda PD Muhammadiyah SBB  Tahun 2017, tiba tiba ketua Wilayah Menetapkan saudara Burhan Tubaka sebagai ketua PDM SBB terpilih dan saya sendiri selaku wakil ketuanya,” ucapnya kesal.

    Dirinya juga mempertanyakan tentang Musyawarah untuk mufakat yang di lakukan oleh ketua wilayah Muhammadiyah Maluku di Gedung Dakwah Muhammadiyah jalan permi Ambon.

    Bagimana yang dilakukan di ambon, apakah itu cuman akal-akalan saja?" ungkapnya penuh tanya..

    Salawane berharap Ketua Wilayah Muhammadiyah mau menghormati apa yg namanya musyawarah , dan mau menaati Mekanisme yg telah di atur dalam AD/ ART MUHAMMADIYAH bukan terkesan tak paham aturan dan mekanisme AD / ART itu sendiri. ( KT-MFS)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Silawane : Latua Terkesan Tak Pahami Mekanisme AD -ART Muhammadiyah Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top