• Headline News

    Kamis, 19 April 2018

    Sarifudin Ditangkap Intel Kodam Saat Seludupkan Miras Masuk Melalui Pantai Bakaro




    Manokwari-Kompastimur.com 
    Tim Kota Manokwari Den Intel Kodam XVIII/Kasuari berhasil menggagalkan penyeludupan minuman keras jenis vodka dari sorong masuk melalui pesisir pantai bakaro beach (tempat permandian red) Distrik Manokwari Timur

    2.850 botol vodka yang dikemas dalam 60 Karton dan masing-masing dibungkus dengan kantong resek hitam dimuat dengan mobil box bernomor polisi DD 672 RD.

    Minuman keras berlebel di Kota Manokwari merupakan barang dagang yang laris manis namun langkah karena adanya larang Gubernur Papua Barat tentang peredaranya, selain itu Perda Minuman Keras Nomor 5 Tahun 2005 tentang larangan peredaran, penjualan miras di Manokwari.  Satu botol vodka di jual dengan harga Rp 120.000,-.

    Larangan ini membuat sejumlah pengusaha miras nekat memasok ke kota manokwari karena harga jual yang menggiurkan juga agak beda dengan Daerah lain

    " Awalnya mobil itu mengangkut dari pantai bakaro menuju kota melalui Gunung meja masuk sekitar pukul 03.00 WIT Dinihari, kemudian sempat parkir di dekat hotel arfak" kata sumber dari Intel Kodam Rabu (18/4)

    Selang beberapa jam mobil fortuner hitam dengan nomor polisi DP 1419 DO yang belakangan dikemudikan oleh Sarifudin alias udin pengusaha Bilyar  menghampiri mobil box dan sempat mengambil satu karton Vodka,  tim membuntuti mobil fortuner yang menuju tempat bilyar yang ada di Kompleks borobudur. 

    "Kita langsung melakukan tangkap tangan di tempat bilyar, namun udin sempat kabur meski demikian kami komunikasikan dengan keluarganya dan menghubungi udin,  kami langsung bawah dia ke Pos" ungkap sumber dari Intel Kodam yang enggan namanya di sebut. 

    Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Papua Barat Oltovianus Mayor usai menginterogasi Pemilik barang haram itu mengatakan,  meski Udin menyangkal namun sudah jadi rahasia umum bahwa Ia dibekengin sama oknum Petinggi lembaga atau institusi tertentu. 

    " Saya Interogasi udin terkait siapa yang beking dia namun Ia membantah ada yang membekingi, meski demikian saya tau siapa oknum petinggi yang membekingi pemasok Miras di Manokwari" Kata Mayor

    Lebih lanjut Kasat Satpol PP Papua Barat mengungkap,  Udin yang kini ditangkap oleh Intel Kodam Kasuari merupakan jaringan dari dua T, mereka merupakan gabungan pemasok miras terbesar di Manokwari. 

    "Tidak salah Intel Kodam melakukan penangkapan terhadap pemasok miras sebab sesuao surat keputusan Gubernur tentang satgas terpadu pemberantasan miras,  mereka Kodam juga masuk dalam Tim" Kata Pria yang sering dipanggil Otto Mayor.

    Meski demikian Mayor meminta kepada masyarakat agar mendukung pemberantasan miras yang menjadi konsen Gubernur Dominggus Mandacan,  sebab menurutnya percuma tim satgas dibentuk untuk memberantas miras tetapi dukungan masyarakat tidak ada.

    " Minuman keras ini pembunuh bagi orang papua hingga nampak di mana-mana kita lihat orang mabuk takaruang,  kecelakaan lalu lintas bahkan kekerasan dalam rumah tangga serta kejahatan yang pemicunya lebih banyak karena miras" katanya. 

    Saat ini barang bukti minuman keras dan juga mobil box silver dan mobil fortuner milik sarifudin warga komplek borobudur masih ditahan di kantor Den Intel Kodam Kasuari. Sebelumnya tim yang sama berhasil membongkar gudang miras di Manokwari. (KT-ARA)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sarifudin Ditangkap Intel Kodam Saat Seludupkan Miras Masuk Melalui Pantai Bakaro Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top