• Headline News

    Rabu, 11 April 2018

    Risambessy Buka RAT IX KOPTANEL "ELOMEL"



    Malra, Kompastimur.com 

    Plt. Bupati Maluku Tenggara Drs. Semmi. Risambessy, MM  membuka Kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) IX Koperasi Tani Nelayan (KOPTANEL) "ELOMEL" Tahun Buku 2017 di lokasi Pasar Tradisional Jab Faan, Ohoi Faan, Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Senin, (09/04).

    Turut hadir Pimpinan PT. KCN dan Rombongan Investor dari Jakarta, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Asisten Perekonomian dan SDA SETDA. Kabupaten Maluku Tenggara, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan), Rat Jab Faan (Raja Faan), para Kepala Ohoi serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok Tani Nelayan tersebut sebagai peserta yang berjumlah 100 orang terdiri dari 47 petani budidaya Ohoi Warbal, 31 petani budidaya Ohoi Letvuan, 20 petani budidaya Ohoi Evu dan 2 petani budidaya Ohoi Sathean.

    Kegiatan ini juga diselingi dengan Penyerahan Dana Laut oleh Investor melalui Koperasi kepada para Anggota yang difasilitasi oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang memfasilitasi PT. KCN dan para Investor dalam menjalin kemitraan dengan KOPTANEL ELOMEL guna Peningkatan produksi rumput laut kering dalam rangka peningkatan iklim investasi penanaman modal di Kabupaten Maluku Tenggara.

    Dalam sambutannya, Plt. Bupati menyampaikan agar masyarakat harus mendukung Pemerintah Daerah yakni Dinas terkait dan para Investor dalam hal penyiapan lahan sebagai tempat budidaya rumput laut terutama daerah di pinggiran  pantai.

    “Investor mau bekerja sama apabila tidak ada masalah,” ujar Risambessy.

    Dalam proses budidaya rumput laut ini, Direktur Utama Dana Laut, Niko Ardiansyah menjelaskan bahwa mereka menyediakan bantuan modal sebesar 10 milyar kepada kelompok tani nelayan, namun diharapkan agar penggunaannya harus tepat sasaran.

    Lanjutnya bahwa,  mereka sangat membutuhkan keseriusan dan totalitas dari kelompok tani nelayan tersebut dalam mengelola dana awal yang akan diberikan. Mereka bukan hanya baru tiba di wilayah ini, akan tetapi sudah sering mengunjungi bahkan melihat langsung budidaya kelompok tani nelayan ketika berada di laut.

    “Budidayanya sering mengalami hambatan penyebabnya yaitu karena pengaruh alam terkena hama dan kurang adanya perhatian untuk merawat rumput laut tersebut di mana produksi rumput laut per musim tanam (45 hari),” ungkapnya.

    Dirinya berjanji, akan mengusahakan produksi rumput laut bukan lagi berskala lokal namun berskala internasional.

    “Tentunya harapan dari penyelenggara sebagai hasil dari kegiatan tersebut adalah terjalinnya kemitraan yang baik antara KOPTANEL ELOMEL dengan PT. KCN,” ucapnya.

    Menurutnya, investasi yang dilakukan akan meningkat jika support dengan bantuan modal untuk membeli fasilitas pendukung budidaya rumput laut, meningkatnya produksi rumput laut kering dan ketersediaan pasar, kepastian harga (stabilitas harga) dan memperoleh kemudahan pinjaman modal dari koperasi dengan meningkatnya investasi akan berpengaruh pada terciptanya lapangan kerja, meningkatnya daya beli masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan dan penggangguran, serta tentunya dengan meningkatkan kesejahteraan  anggota yang merupakan bagian dari masyarakat maka juga akan mengurangi masalah-masalah sosial. (KT-Rls)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Risambessy Buka RAT IX KOPTANEL "ELOMEL" Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top