• Headline News

    Kamis, 15 Maret 2018

    Hadapi Konflik Dualisme Hanura Maluku, "Ayu Hasanusi" Sosok Wanita Tegar dan Kuat



    Piru, Kompas Timur.com
    Tatap muka sekaligus berbincang - bincang dengan Ayu Hasanusi, sosok wanita yang menata kariernya dibidang berpolitikan, sosok wanita yang  tegar, dan kuat dalam menghadapi situasi kondisi problema masalah konflik HANURA Maluku yang saat ini memiliki dua kepemimpinan.

    Diketahui, dirinya ( Ayu Hasanusi) wanita yang mana menjadi pemimpin Partai Hati Nurani Rakyat di Maluku dan menata kariernya dibidang berpolitikan dengan saat ini menjadi wakil rakyat yang terpilih dari dapil kota ambon.

    Saat diwawancarai Kompastimu.com Selasa (13 /3) soal konflik internal DPD HANURA Maluku dengan dua kubu kepemimpinan dirinya enggan berkomentar soal sengketa konflik dualisme kepemimpinan DPD HANURA Provinsi Maluku yang saat ini dilandanya.

    Hasanusi mengatakan, HANURA segala - galanya baginya, beliau adalah pendiri HANURA di Maluku, beliaulah pula yang membesarkan HANURA di Maluku sehingga dirinya sangat sayang dan cinta pada HANURA sampai saat ini walaupun dalam situasi konflik dua kepemimpinan tapi tidak membuat cintanya terhadap HANURA Maluku Pudar dimata dan hati nuraninya.

    “Saya lebih memilih fokus untuk memperjuangkan nasib masyarakat, bagaimana memperjuangkan hak-hak masyarakat yang sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat,” ungkapnya

    Tak bisa dipungkuri, wanita yang tegar dan kuat telah membawa masa kejayaan HANURA Maluku, mungkin semua politis asal Maluku kenal dan tahu siapa yang membesarkan Partai HANURA Maluku Sampai saat ini ? Hasil perjuangan membesarkan partai HANURA Maluku sangatlah menjadi tolak ukur masa depan HANURA kedepan nanti.

    “Kami memulai dari tidak ada menjadi ada,” katanya.

    Selalu tegar, kuat dan sabar menghadapi masalah partai yang dibesarkannya di Maluku ini, Hasanusi yang saat ini sedang tergoncang dengan dualisme kepemimpinan, menuturkan semua masalah pasti ada jalan keluarnya.

    Kata Hasanusi, jangan menganggap dirinya sebagai musuh yang selalu dimusuhi tapi bagaimana menjadi teman dan saudara yang baik, yang sama-sama bernaung dibawah satu wadah itu untuk tidak saling memusuhi satu dengan yang lain namun saling membesarkan.


    Dirinya mengaku dengan masalah yang dihadapinya, Ia mendapatkan simpatik terhadap sikap tegar, dan kuatnya selaku sosok wanita yang dinilai tidak lemah kuat menghadapi goncangan masalah yang begitu besar yang saat ini dihadapinya apalagi dirinya seorang wanita inilah yang membuat banyak orang merasa simpatik, terharu dan meberikan apresiasi kepadanya baik dikalangan Akademisi maupun para simpatisan dan dukungannya.

    “Jabatan bukan harga mati, namun hanya sebuah titipan yang sudah diamanatkan oleh Allah Swt kepadanya saya, namun jika keputusan berpihak kepada orang lain ( Kubu lain ), maka saya pun menerima semua itu dengan lapang dada dan hati yang ikhlas,” ucap Hasanusi.

    Dengan dukungan dari berbagai kalangan kepadanya ini, membuatnya lebih bersemangat dan tetap kekar untuk menghadapi masalah yang saat ini dihadapinya dengan senyum bahagia, wajah ceria tanpa satu beban apapun yang dirasakannya.

    Bahkan, banyak dari kalangan wanita dan para-ibu ibu jamaah menginspirasi sosok wanita tegar dan kuat ini dalam menghadapi masalah didunia berpolitikan yang begitu keras dan membutuhkan energi kuat dalam menghadapi semuanya.

    “Ibu Ayu Hasanusi memiliki semuanya untuk menghadapi problema masalah konflik dualisme kepemimpinan dalam nuansa berpolitik  yang saat ini dialaminya. dialah sosok wanita yang penuh semangat dan memiliki prinsip hidup seorang wanita yang kuat,” ungkap salah satu Jamaah yang tak mau namanya di sebutkan. (KT-MFS)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Hadapi Konflik Dualisme Hanura Maluku, "Ayu Hasanusi" Sosok Wanita Tegar dan Kuat Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top