• Headline News

    Senin, 26 Maret 2018

    Assagaff: Tuhan Jangan Kasih Saya Gubernur Lagi, Kalau…


    Namrole, Kompastimur.com
    Calon Gubernur Maluku Nomor Urut 1, Said Assaggaff di hadapan lebih dari seribu pendukung meminta kepada Tuhan agar dirinya tidak jadi Gubernur Maluku lima tahun kedepan lagi jika dirinya tak membangun Maluku dengan hati.

    “Tuhan jangan kasih saya Gubernur lagi kalau saya tidak bangun negeri ini dengan hati yang bersih. Suruh mereka (kandidat lain-red) bikin begitu,” kata Assagaff dalam orasi kampanye terbatas yang berlangsung di alun-alun Tribun Namrole, Senin (26/3).

    Assagaff yang mengawali orasinya dengan pantun ‘Kalau di Batak sana ada Sitompul, di Namrole ada Assagaff. Kalau samua su bakumpul, samua jadi sadap’ mengaku sangat berterima kasih dengan masyarakat yang ada di Pulau Buru karena telah menjadi penentu kemenangannya dalam Pilkada Maluku lima tahun lalu.

    “Saya berterima kasih kepada rakyat Pulau Buru, karena rakyat pulau Burulah yang telah menjadikan beta sebagai Gubernur Maluku, baik Kabupaten Buru maupun Kabupaten Bursel, ketika suara masuk dari Bursel dan Buru, itu yang menjadikan beta jadi Guberrnur Maluku,” ucapnya.

    Atas pengalaman baik itu, iapun kembali menarh harapan besar kepada rakyat Pulau Buru saat puncak Pilkada Maluku nanti.

    “Tanggal 27 Juni nanti, beta minta dua kabupaten ini akan menopang beta untuk jadi Gubernur kedepan. Itulah beta pung harapan,” harapnya.

    Menurutnya, sejak bulan lalu bulan Februari sampai Juni nanti adalah pesta demokrasi untuk memilih pemimpin Maluku kedepan. Artinya, itu pesta rakyat, tidak boleh ada rakyat yang rasa takut, rakyat harus gembira, senyum.

    “Jangan rakyat di fitnah, berikan yang terbaik untuk rakyat. Karena itu jika ada tendensi, kalau ada yang coba menekan rakyat, lawan. Ini hak saudara-saudara semua untuk cari pemimpin terbaik untuk bawa Maluku kedepan yang lebih baik, bawa  Pulau Buru kedepan yang lebih baik, bukan ditakuti-takuti oleh siapa pun dia. Bukan lagi zamannya sekarang, anak-anak sekarng bilang di zaman now ini, kita punya hak untuk memilih pemimpin yang terbaik,” tegasnya.

    Lanjutnya, membangun Maluku tidaklah gampang. Tidak hanya bicara-bicara hoax. Tidak hanya bicara-bicara parlente, bicara dengan data.

    “Orang Maluku sudah pintar, karena apa, sejak lima tahun lalu saya bangun pendidikan, saya bangun kesehatan, tidak boleh lagi ada anak-anak Maluku yang tidak pintar, harus pintar. Tidak boleh ada lagi anak-anak Maluku yang tidak sehat, harus sehat semua. Mereka harus lebih pintar dari orang tuanya, lebih pintar dari Wakil Bupati, lebih pintar dari Bupati, dari Gubernur, karena itu pendidikan kita dorong, kesehatan kiita dorong dan pariwisata kita dorong untuk kabupaten ini,” pungkasnya.

    Menurut mantan Sekda Maluku ini, sangat naïf jika ada pihak-pihak tertentu yang menyebarkan isu-isu bahwa selama ini tidak ada pembangunan di Maluku.

    “Mereka mengatakan tidak ada pembangunan selama lima tahun, itu orang buta. Mereka tidak tahu pagi ini orang makan pagi di Namrole, naik pesawat ke Ambon, sampai ke Jakarta, malam jam delapan orang Namrole sudah bisa makan di Tokyo, orang Namrole sudah bisa makan di Sidney, Australia. Betul, tidak,” paparnya.

    Iapun menjelaskan bahwa dalam kepemimpinannya ada sejumlah capaian keberhasilan, diantaranya indeks pembangunan manusia di Maluku naik terus, indeks demokrasi rakyat Maluku nomor satu di Indonesia, indeks kebahagiaan orang Maluku nomor dua di Indonesia, toleransi kehidupan beragama Maluku nomor tiga sekarang setelah Bali dan NTT.

    “Dua tahun lagi Maluku akan nomor satu toleransi kehidupan beragama. Tahun depan saya akan bangun kampong multi etnis, multi agama, semua agama-agama tinggal di kampong itu,” ucapnya.

    Menurutnya, Maluku sudah maju, sudah terbuka. Maluku tidak boleh mundur lagi. Harus maju. Karena itu cari pemimpin yang mau bangun Maluku dengan hati, karena hanya orang-orang yang hati bersih akan jadi pemimpin di Maluku.

    “Ini negeri raja-raja, negeri orang-orang suci, orang-orang bersih, karena itu bangun dengan hati,” ujarnya.

    Katanya lagi, pihaknya tidak main-main bagun negeri ini. Insya Allah tidak lama lagi, dari daerah Bara sudah terhubung sampai ke Kepala Madan.

    “Kita akan bangun trus Kepala Madan turun ke Namlea, trus sampai di Namrole. Seluruh jalan kita hotmix. Pulau Buru ini kita akan kembangkan sebagai lumbung pertanian untukk Indonesia yang baru lagi. Buru akan kita jadikan lumbung ternak, kalau musim ombak nelayan tidak ke laut, bisa pelihara ternak, ini nengeri yang subur,” janjinya.

    Bahkan, Assagaff yakin satu ketika, mulai dari Selatan, Tenggara sampai ke Buru, wilayah kita semua akan terang menderang sama dengan Kota Dubai dan Abudabi.

    Ia pun menjelaskan kenapa memilih Andarias Rentanubun sebagai Wakilnya di Pilkada Maluku karena menurutnya Andarias adalah orang baik.

    “Kenapa saya pilih Wakil Gubernur Maluku Pak Andre karena beliau orang yang santun, yang sabar, orang yang tidak pernah marah orang, coba Tanya, beliau sekarang masih cuti sebagai Bupati Maluku Tenggara. Apa kira-kira beta kalah di Maluku Tenggara dan Tual?,” terangnya.

     Mengakhiri orasinya, Assaggaf yakin akan terpilih lagi sebagai Gubernur Maluku, sebab saat ini ia lebih kuat dari lima tahun lalu.

    “Gampang-gampang saja Bapak Ibu, lima tahun lalu saya Wakil Gubernur Maluku to saya bisa jadi Gubernur apalagi sekarang saya Gubernur. Ketua tim pemenangan saya delapan Bupati dan Walikota, dua Wakil Bupati yang ketua tim, masa beta mau kalah. Mengapa Bupati dan Wakil Bupati mau jadi Ketua Tim? Karena mereka tahu saya, mereka tahu apa yang sudah saya biking,” ungkapnya.

    Terlebih lagi, hasil survey yang telah dirilis oleh Media Survei dan Strategi (MSS) pun menempatkan SANTUN akan menang mutlak di Pilgub Maluku.

    “Hasil survey yang telah dirilis kemarin beta menang telak di Kepulauan Aru, lebih dari 70 persen di Aru. Kemenangan kedua di Kabupaten Buru mendekati 64 persen dan Kabupaten Bursel 56 persen. Beta bilang Wakil Bupati (Buce Seleky-red), tidak main-main, survey bulan depan harus naik jadi 60 persen,” tuturnya. (KT-01)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Assagaff: Tuhan Jangan Kasih Saya Gubernur Lagi, Kalau… Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top