• Headline News

    Jumat, 23 Februari 2018

    Pernyataan Merugikan GPM, PARKINDO Maluku Kecam Edison Betaubun



    Ambon, Kompastimur.com
    Partisipasi Kristen Indonesia (PARKINDO) Provinsi Maluku mengecam keras pernyataan dari tokoh Partai Golkar, Edison Betubun terkait Peryataannya tentang Gereja Protestan Maluku (GPM).

    Hal tersebut disampaikan oleh Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Parkindo Maluku, Steve Palyama kepada wartawan di Ambon.

    " Saya selaku Pimpinan Organisasi PARKINDO Yang berbasis kekristenan, menyesalakan dan mengecam keras apa yang disampaikan oleh Bung Edison Betaubun, dalam rapat Akbar Partai Golkar di Ambon". ungkap Palyama.

    Dikatakannya, Parkindo Maluku merasa bahwa peryataan dari Seorang Edison Betaubun,adalah pernyataan yang sangat tidak etis serta tidak mendidik, manakala dalam peryataannya tersebut Edison Betaubun, memprofokasi antara dua Elemen Agama yakni Kristen dan Islam. hal ini sangatlah tidak pantas dan tidak beretika jika kita melihat bahwa Edison Betaubun adalah seorang politisi dan juga seorang Anggota DPR-RI.

    " Jika kami cermati pernyataan ini, maka kami menemukan beberapa peryataan tidak etis yang disampaikan oleh Bung Edison Betaubun,diantaranya mengenai penyerangan secara ferbal terhadap beberapa pribadi seperti Hermaan Kudubun, Abdulah Vanat, dan beberapa tokoh lain dalam peryataan politiknya tersebut yang terlihat sangat tidak elegan" terang Palyama.

    Disisi lain, lanjutnya, Penyerangan secara ferbal terhadap Alm. M.M. Tamher, yang dilakukan oleh seorang Edison Betaubun, dalam peryataannya tersebut, sangat meresahka hati kami sebab Alm. M.M. Tamher juga adalah tokoh Pilitisi Partai Golkar yang luar biasa, sehingga tidaklah etis jika kemudian seorang Edison Betaubun melecehkan yang bersangkutan (Alm. M.M. Tamher) seperti demikian itu.

    Ditambahkan oleh Palyama, Pernyataan Edison Betaubun yang menyinggung serta terkesan melecehkan terkait Gereja Protestan Maluku (GPM), warga GPM, dan ketua Sinode GPM dalam kontek perpolitikan di Maluku saat ini bagi kami, ini adalah frase yang sangat menyedihkan. apalagi hal ini diucapkan langsung oleh seorang tokoh politik sekaliber Edison Betaubun.

    "Kami melihat bahwa apa yang dilakukan oleh seorang Edison Betubun adalah sebuah tindakan Profaktif dan tidak memberikan pendidikan politik yang beretika dan Santun, apalagi sudah ada keputusan dari KPU dan Panwas, agar tidak ada kampanye atau orasi yang menyinggung soal Sara,agama dan hal-hal yang bersifat profokatif" Jelasnya.

    Bagi kami, kata Palyama, apa yang dilakukan oleh partai Golkar melalui para kader seperti Richard Louhenapessy,SH., Richard Rahakbauw, dan Calon Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff, adalah bentuk pendidikan politik yang patut dicontohi oleh semua kader dan simpatisan partai Golkar, akan tetapi lagi-lagi hal itu kemudian dimentahkan oleh pernyataan seorang Edison Betaubun yang terkesan sangat Profokatif dan tidak mendidik.

    " Sebab itu sebagai pimpinan Organisasi, saya sangat-sangat menyesalkan pernyataan dari seorang Edison Betaubun, dan hal ini perlu mendapat perhatian yang serius dan Bawaslu agar nantinya jika memenuhi syarat, dapat diperoses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. sehingga menjadi pedoman bagi semua pihak, bahwa tidak selalu orang kecil yang dihukum karena melakukan pelanggaran, akan tetapi seorang sekelas Edison Betaubun juga dapat dihukum karena melakukan pelanggaran" ujar Palyama.

    Dirinya menghimbau kepada semua komponen masyarakat yang ada di Maluku baik yang beragama Kristen Protestan, Islam, Katolik, dan semua elemen masyarakat lintas agama, agar tidak terpancing oleh pernyataan seorang Edison Betaubun, sebab selama ini kami melihat dan mendapati fakta bahwa, Ir. Said Assagaff, selama menjadi Gubernur Maluku sesungguhnya beliau memiliki hubungan yang sangat baik dengan GPM juga Warga GPM, serta semua umat beragama yang ada di Maluku.

    " Soal Pilihan politik, semua orang memiliki hak yang sama dalam menentukan pilihannya, sehingga kita yang ada ini tidak lantas menjadi profokator dalam memberikan pendidikan politik yang buruk bagi masyarakat".

    Palyama berharap, pernyataan Edison Betaubun ini, tidak lantas digeneralisir sebagai pernyataan partai Politik atau Pasangan Calon dengan Jargon Santun, sebab dirinya percaya partai Golkar juga tidak mengharapkan adanya pernyataan yang seperti demikian itu dari mulut seorang seperti Edison Betaubun. sehingga terhadap pernyataan tersebut, maka sangat wajar dan sepantasnya yang bertanggung jawab adalah Edison Betaubun secara pribadi.

    " Saya mau agar persoalan peryataan yang melecehkan dan tidak beretika ini, harus dapat dipertanggung jawabkan oleh seorang Edison Betaubun, sehingga tidak meninggalkan pesan buruk bagi Masyarakat" tegas Palyama. (KT-11)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pernyataan Merugikan GPM, PARKINDO Maluku Kecam Edison Betaubun Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top