• Headline News

    Kamis, 22 Februari 2018

    ChaidirJafar: Kampus Harus Berperan Aktif dalam Revitaliasi Nilai-nilai Pancasila



    Manokwari, Kompastimur.com
    Lembaga Kampus dan Mahasiswa perlu berperan aktif untuk merevitalisasi nilai-nilai Pancasila ditengah-tengah kehidupan bangsa yang semakin dinamis.

    Hal ini dikemukakan Chaidir Djafar, Anggota MPR.RI di hadapan para dosen dan mahsiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Almahdi Fak-fak pada kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan
    Menurut pandangan Anggota MPR.RI dari Kelompok DPD.RI Dapil Papua Barat ini, pesatnya perkembangan teknologi informasi selain menawarkan aksesibilitas terhadap berbagai informasi yang bermanfaat bagi kemajuan, tetapi tidak dapat dipungkiri telah mengakibatkan pula terjadinya proses penggerusan terhadap nilai-nilai Pancasila. 

    "Meningkatnya kecenderungan sikap hedonistis,  materialistis, apatis, dan intolerans   dalam masyarakat merupakan fakta adanya pergeseran nilai dan orientasi masyarakat, khususnya generasi muda." Kata Djafar

    Lanjut menurutnya,  Karakter masyarakat Indonesia yang terkenal sangat populis dan nasionalis bergeser karakternya menjadi elitis dan pragmatis, bahkan dalam kehidupan demokrasi acapkali terjebak pada pemikiran ethnonationalism dan tribalism yaitu pemikiran kebangsaan berdasarkan etnis dan mentalitas mengunggulkan suku atau etnis. 

    Dijelaskan, Selain pengaruh arus informasi global, juga harus diakui bahwa kurangnya sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kampus maupun dunia pendidikan pada umumnya, serta kurangnya keteledanan, dan kondisi kehidupan ekonomi masyarakat yang rentan kemiskinan merupakan faktor-faktor yang turut memberi andil terhadap tergerusnya nilai-nilai Pancasila.

    " Dihadapkan pada persoalan tersebut, maka revitalisasi Nailai-nilai Pancasila seharusnya dijadikan sebagai sebuah gerakan bersama dan kampus sebagai intelektual organik yang berfungsi melakukan  tranformasi nilai dan ilmu pengetahuan serta sebagai wadah pengedukasian dan pembentukan karakter bangsa dituntut untuk meningkatkan perannya," ucapnya.

    Selain itu pula diharapkan peranan kampus dan dunia pendidikan dalam proses transformasi nilai-nilai Pancasila yang dapat dilaksanakan secara sistematis dan terukur. 

    Chaidir juga  mengingatkan agar semangat revitalisasi Nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan oleh para dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Almahdi Fakfak hendaknya dapat menghindari pemikiran-pemikiran yang berpotensi menjadikan Pancasila sebagai instrument untuk menghegomoni masyarakat dan alat meligitimasi kepentingan kekuasaan. 

    Sementara Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Almahdi Fakfak, H. Suriyono Wihel menegaskan bahwa Pancasilan, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika merupakan satu kesatuan yang menjadi Pilar dalam menjaga marwah kebangsaan Indonesia agar tetap berpijak pada cita-cita luhur Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. 

    " Untuk itu, para mahasiswa saya minta agar menjadi agen pembaharu dalam pensosialisasian nilai-nilai  4 Pilar Kebangsaan dilingkungan kampus dan ditengah-tengah kehidupan masyarakat." Kata H. Supriyono Wihel 

    Ia juga mengharapkan kiranya sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini  tidak hanya dilaksanakan secara insedentil tetapi harus berkelanjutan melalui kerjasama lembaga pendidikan dengan MPR.RI. Kegiatan sosialisasi yang juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Insan Cendidkia Fakfak diakhiri dengan sesi Tanya jawab yang direspon oleh para Mahasiswa dengan sangat antusis. (KT-ARA)

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: ChaidirJafar: Kampus Harus Berperan Aktif dalam Revitaliasi Nilai-nilai Pancasila Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top