• Headline News

    Rabu, 03 Januari 2018

    Warga Buru Polisikan Pihak Herman-Vanath


    Namlea, Kompastimur.com
    Tak terima nama mereka dicatut dan digunakan paslon Herman Koedoebun - Abdullah Vanat (HEBAT) saat mendaftar di KPU Maluku, sejumlah warga Desa Waemiting Kecamatan Liliyali, Kabupaten Buru mendatangi Mapolres Buru,  guna mengadukan masalah ini pada Rabu (3/1) sore.

    Setelah melapor ke petugas jaga, warga  ramai-ramai ke ruang SPK Polres Buru guna menyampaikan pengaduan terhadap paslon HEBAT.

    Di hadapan petugas kepolisian, mereka beralasan tidak pernah memberikan foto copy KTP maupun meneken surat pernyataan mendukung paslon HEBAT.

    Sedek Umasugi, kepada wartawan mengungkapkan, kalau ia tidak suka namanya digunakan mendukung paslon HEBAT.

    Ia merasa tak pernah memberikan dukungan maupun KTP terhadap tim paslon di Pilkada Maluku.

    Karena itu, ia dan kawan-kawan datang ke kantor polisi.

    "Terhadap tim yang mencatut nama saya, saya akan tuntut dia," tegas Sedek Umasugi.

    Senada dengan Sedek, warga Waemiting lainnya, Sudirman Kabau dan Hariyanto juga ikut menegaskan, kalau ada yang memalsukan dukungan HEBAT dengan turut mencantumkan nama mereka.

    Ketiganya meminta kepada aparat kepolisian agar segera mengusut hal ini. Agar segera ditemukan pelaku yang telah merekayasa dukungan ini.

    Selain melapor ke Polres Buru, sejumlah warga Waemiting juga mengadu ke Kantor Panwaslu Buru di Jalan BTN bukit Permai.

    Setelah mengisi buku tamu, mereka diterima pegawai panwas. Kemudian mereka diminta mengisi formulir pengaduan yang sudah disiapkan.

    "Waktu PPS datang ke rumah, ada suami yang kasih salah istri dan istri kasih salah suami, karena saling curiga ada yang beri foto copy KTP," kicau seorang bapak.

    Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Buru, Iptu M. Riyan Citra Yudha yang dihubungi,  mengaku belum memonitor laporan warga Waemiting. Namun ia berjanji aduan warga ini tetap akan diproses.

    "Iya nanti kita akan lakukan proses dan berkordinasi dgn Gakkumdu di Panwas," jelas Riyan.

    Di Kabupaten Buru, dugaan memanupulasi dukungan sangat kental sekali, karena terjadi merata di 60 PPS pada 10 kecamatan.

    Usman Tasidjawa, wartawan salah satu majalah di Jakarta, juga ikut menjadi korban penipuan ini. Namanya juga turut dicatut beri dukungan kepada HEBAT.

    "Tadi siang beta datang lagi ke kantor PPS Namlea di Pujasera. Beta diminta ulang meneken keberatan di formulir B5-KWK. Ada sejumlah warga juga ada di sana dengan tujuan yang sama," beber Upang.

    Sampai berita ini dikirim, KPU Buru masih terus memonitor PPS yang melakukan verfak di lapangan.

    Ketua KPU Buru, Munir Soamole meminta pers dan publik mau bersabar hati sampai selesai verfak.

    "Kita akan beri tahu hasil verfaknya bila sudah selesai," janji Munir.(KT-10)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Warga Buru Polisikan Pihak Herman-Vanath Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top