• Headline News

    Selasa, 19 Desember 2017

    Kepala Kampung Cuyehep dan Warga Ditembak Usai Membersikan Gereja, “Diduga Ini Pemicunya”


    Manokwari, Kompastimur.com 
    Kepala Kampung Cuyehep Distrik Tanah Rubu Beny Warfandu dan Daniel Dowansiba Minggu (17/12) menjadi Korban Penembakan oleh sekelompok Warga usai membersihkan Gereja yang direncana akan digunakan untuk pperayaan Natal.

    " Saya di tembak dengan senapan angin tepat di punggung kanan sedangkan Daniel terkena Peluru senjata Mesin di lengan tangan kiri hingga tembus ke belahan antara belakang dan rusuk,"  Kata Kepala Kampung Cuyehep Beny Warfandu saat di temui di Rumah Sakit Al-Azhar Fasharkan TNI AL. 

    Diceritakan saat itu setelah membersihkan Gereja,  Kepala Kampung bersama keluarganya hendak kembali ke rumah namun tempat pukul 16.00 Wit Minggu Sore  mereka di hadang dengan aksi pemalangan.

    " Kita berhenti lalu saya turun dari mobil hendak tanya perihal pemalangan tersebut belum mendapat jawaban saya lalu di tembak oleh TU dengan senapan angin, saya kemudian di bawah lari ke rumah karena pendarahan," Ujar Beny. 

    Sementara Daniel Dowansiba korban lainya setelah mendapat informasi terkait kepala kampung mendapat tembak,  dia bersama beberapa warga mendatangi lokasi mencari pelaku namun mereka di hadang dengan tembakan saat masih di dalam Mobil yang di tumpangi. 

    "Korban di tembak dengan senapan mesin oleh seseorang berinisial EU lalu mengena lengan kiri " Ujar Beny. 

    Kejadian tersebut, warga mendengar tiga kali tembakan yang di duga menggunakan senapan mesin sebanyak tiga kali,  hal itu selain di sampaikan oleh Kepala Kampung juga di benarkan oleh salah satu warga yang masih kerabat dekat Korban. 

    " Iya yang kita dengar itu bunyi tembakan tiga kali dengan senjata mesin,  saya bahkan sempat di hadang dengan senapan itu oleh EU kemudian saya lambaikan tangan berteriak saya ini perempuan tidak tau apa-apa," Kata Mariah Pungwam yang mengaku kerbat Beny Warfandu saat di temui di RS dr. Al Azhar. 

    Mariah menuturkan dia saat ini bersama dengan korban baru pulang membersihkan Gereja. Dia juga mengaku kap mobil yang tumpanginya juga terdapat serpihan peluru yang di tembak oleh EU. 

    Pemicu Penembakan Karena Dana Kampung? 

    Kejadian ini di duga merupakan rentetan saling tidak senang dalam pembagian Dana Kampung antara Beny sebagai Kepala Kampung  dan Sekertaris Kampung. Permasalahan tersebut berawal pada bulan Agustus 2017 adanya pencairan dana Kampung Tahap pertama sebesar Rp. 450.000.000,- yang diambil dari bank oleh Kepala Kampung Beny Warfandu dan bendaharanya. 

    Dana tersebut kemudian diambil lagi oleh Monus Ullo Sekretaris Kampung. dengan alasan hanya akan mengamankan hingga tanggal 17 Agustus 2017. Namun setetalah tanggal 17 agustus 2017 Monus Ullo tidak dapat mempertanggungjawabkan dana tersebut.

    Kemudian pada kamis  (14/12) Kepala Kampung Beny Warfandu menerima rekomendasi dari Distrik Tanah Rubuh untuk pengambilan Dana Otsus Rp. 50.000.000 dan honor Aparat Kampung Rp. 40.000.000,- namun hingga saat ini belum dicairkan, sehingga menimbulkan kemarahan dari Sekretaris Kampung (Monus Ullo) yang menganggap Kepala Kampung tidak mau memberikan dana tersebut. 

    " Dia mau minta Uang Otsus ini namun saya tidak memberikan sebab Dana Kampung yang sebelumnya di tangan Monus hingga saat ini belum di pertanggungbjawabkan semunya," Kata Kepala Kampung Beny Warfandu. 

    Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP. Hari Supriyono saat dikonfirmasi media ini membenarkan kejadian tersebut.  Hari menjelaskan memang pada Hari Minggu ada pertikaian antara warga kampung sehingga menyebabkan di keluarkan tembakan oleh warga dengan menggunakan senapan Organik.

    " Dari informasi yang diperoleh di TKP dalam perkelahian tersebut terdapat penggunaan senjata api oleh masa yang bertikai dengan jenis senpi Organik TNI/POLRI dan senpi Rakitan," Kata Supriyono. 

    Saat mendapat laporan anggota Polisi dari Polsek Kota di back up Anggota dari Polres kemudian menuju TKP lalu melakukan pencegahan supaya kejadian itu tidak melebar. 


    " Kedua bela pihak lalu kita lakukan mediasi di kantor Polsek Kota, sementara dua korban di rawat di Rumah sakit " Ujar Kabid Humas. (KT-ARA) 
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kepala Kampung Cuyehep dan Warga Ditembak Usai Membersikan Gereja, “Diduga Ini Pemicunya” Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top