• Headline News

    Senin, 11 Desember 2017

    Jelang HUT 14 Tahun Kabupaten Kepulauan Aru, Ketua Dewan Adat Minta Pemda Evaluasi Diri


    Aru, Kompastimur.com
    Pada hari ini, minggu 10 Desember 2017. Pukul 10.31Wit, Ketua Dewan Adat /tokoh pemekaran Tonci Galanggoga menyampaikan pikirannya kepada Pemda Aru terkait perkembangan pembangunan selama ini.

    Menurut Galanggoga, Bupati dr Johan Gonga harus mengevaluasi kinerja selama ini, apa saja yang sudah di buat, belum di buat dan apa yang akan di rencanakan. Sejak di mekarkan sejak tahun 2003 berdasarkan Undang Undang nomor 40 tahun 2003 tentang pemekaran Kabupaten SBT,SBB, dan Aru Tanggal 20 November 2003.

    Sejak pemekaran  tahun 2003 dan Tahun 2004 langsung di pimpin oleh Karakteker Bupati Drs Jakob Patti, kemudian tongkat estafet di pegang oleh Alm Thedi Tengko dan Alm Junus Duganata, lewat pemilihan secara langsung oleh rakyat periode 2005-2010, dan Thedi Tengko dan Umar Jabumona terpilih pada 2010, dan di lanjutkan dengan dengan karateker Abraham Gainau Tahun 2013-2014, akibat Bupati Thedi Tengko dan Umar Jabumona di tangkap akibat kasus korupsi.

    Pada tahun 2015 Bupati dr Johan Gonga dan Muin Sogalrey terpilih secarang langsung oleh Rakyat sampai 2020.

    Thonci Galanggota selaku Ketua  Dewan Adat Kabupaten Kepulauan Aru, meminta Pemda yang di bawa kepemimpinan Dr Johan Gonga dan wakilnya Muin Sogalrey untuk bekerja dengan Hati dan harus evaluasi secra menyeluruh pembangunan apa yang harus di lakukan. Masalah kemiskinan, kabupaten kepulauan Aru dapat peringkat ke 11 dari 11 Kabupaten Kota di Maluku (data BPS 2016) itu berarti tanggungjawab pemda adalah bagaimana memberantas kemiskinan dari hulu sampai ke hilir.

    Selain itu, pembagunan infrastruktur yang masih amburadul, jalan2 protokol yang banyak berlubang serta transportasi laut yang masih sulit.

    Masih kata Tonci Galanggogga, Pemda Aru harus berani keluar dari keterburukan ini, masalah daya beli yangg melemah, akibat dari perekonomian Aru yg belum baik.

    Thonci Galanggoga merasa Pemda belum bekerja secara maksimal, dirinya tetap optimis di Tahun 2018 Pemda dan masyarakat Aru akan bangkit dari keterburukan ini.


    Selama 14 tahun Kabupaten Aru berkarya. Dirinya selaku tim pemekaran kabupaten juga berterima kasih kepada TNI/POLRI yang paling aktif dalam pembangunan di Aru. Besar harapan di Tahun 2018, Pemda, TNI/POLRI, dan elemen masyarakat bisa bergandeng tangan membangun Aru. Sehingga Aru bisa keluar dari masalah kemiskinan, masalah kesehatan, masalah pendidikan dan Infrastuktur. (KT-DW)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Jelang HUT 14 Tahun Kabupaten Kepulauan Aru, Ketua Dewan Adat Minta Pemda Evaluasi Diri Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top