• Headline News

    Jumat, 08 Desember 2017

    Diduga Tak Sesuai Bestek, Proroyek PekerjaanTalud SAKN Amruk




    Tana Toraja, Kompastimur.com
    Proyek pekerjaan Talud yang dibiayai oleh dana APBN di belakang Kantor Rektorat STAKN Toraja dengan menghabiskan dana ratusan juta rupiah yang dikerjakan oleh CV. KB,  Diduga proyek ini salah perencanaan dan bestek karena proyek itu sudah berapa kali dikerja dan selalu ambruk.

    Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) YPPMT Titus T. Samara diminta berkomentar tentang proyek tersebut mengatakan dirinya menduga kesalahan ini karena perencanaan yang tidak matang.

    “Seharusnya dibuatkan dulu pondasi cakar ayam biar talud tersebut tidak mudah longsor atau ambruk,” ujarnya.

    Menurut Titus T.Samara, anggaran bernilai ratusan juta rupiah itu belum setahun dikerja sudah amruk, padahal sebelumnya sudah beberapa kali bermasalah dan diperbaiki lagi. Proyek ini cenderung melakukan pemborosan anggaran karena tidak didukung perencanaan yang matang dari konsultan perencana serta pihak pengelola harus bertanggung jawab dengan masalah ini.

    Pendapat senada disampaikan oleh Ketua LSM BARAK Zeth R.T. yang ditemui awak media Kompastimur.com di lokasi ambruknya proyek pekerjaan talud itu mengatakan bahwa “Seharusnya pihak pengelola STAKN Toraja mengevaluasi rekanan yang tidak becus bekerja, baik itu konsultan perencana, pengawas dan pihak kontraktor pelaksana proyek, terutama untuk proyek penunjukan langsung (PL)” jelasnya.

    Zeht, lebih lanjut menjelaskan bahwa “Diduga kuat yang mengerjakan proyek Penunjukan Langsung (PL) di STAKN Toraja itu, sudah ada kelompok tertentu yang dibina untuk mengerjakan setiap proyek PL dengan menggunakan bendera (CV) yang berbeda tetapi yang kerja dari kelompok itu juga, makanya tidak heran kalau proyek PL di STAKN Toraja cenderung asal jadi” kata Zeth lagi.

    Ditanya lebih lanjut baik Ketua LSM YPPMT maupun Ketua LSM BARAK sepakat akan melaporkan kasus ini ke pihak penegak hukum dalam waktu singkat, karena kuat dugaan proyek itu dikerjakan tidak sesuai dengan bestek. Proyek tersebut diketahui dibangun belum setahun yang lalu. 

    Namun kemungkinan lantaran kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan bestek yang sudah ditentukan sehingga bangunan talud tersebut roboh lagi.

    Masih ditempat yang sama salah seorang mahasiswa yang ditemui di lokasi sayang yang bersangkutan tidak mau ditulis namanya mengataan “Pihak pengelola STAKN Toraja seakan-akan menutup mata dan berdiam diri dengan masalah ini, jadi tidak heran kalau kami menduga dengan didiamkannya ini mungkin sudah ada oknum yang telah menerima sesuatu dari hasil proyek tersebut” katanya dengan sedikit kesal yang diperlihatkan lewat raut mukanya.

    Lebih lanjut mahasiswa tersebut mengatakan “Sangat ironis sekali proyek itu karena masih dalam masa pemeliharaan sudah roboh, diduga proyek tersebut dilaksakan hanya untuk menghabiskan anggaran saja tanpa memperhitungkan manfaatnya dan tidak memikirkan dampak negatifnya yang dapat membahayakan bangunan yang ada di sekitarnya” katanya mahasiswa itu sembari menunjuk proyek yang amruk itu.


    Untuk mencermati secara mendalam proyek pekerjaan talud yang amruk itu, diminta kepada pihak penegak hukum serta pihak terkait lainnya untuk segera turun ke lokasi meninjau langsung pekerjaan proyek pekerjaan talud yang amruk tersebut, dan kepada pihak pengelola STAKN Toraja, Konsultan dan Kontraktornya harus bertanggung jawabkan sehubungan dengan pekerjaanya tersebut. (KT/MZT)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Diduga Tak Sesuai Bestek, Proroyek PekerjaanTalud SAKN Amruk Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top