• Headline News

    Tuesday, December 12, 2017

    Demokrat-Gerindra Tolak, Maatita : Kunker ke Belanda Penting dan Positif


    Ambon, Kompastimur.com
    Ketua DPRD kota Ambon, James R Maatita menilai kunjungan kerja (Kunker) pemerintah kota Ambon dan DPRD ke kota Rotterdam, Negara Belanda akhir pekan ini sangat penting dan memiliki dampak positif bagi daerah.

    "Memang ada perbedaan pendapat di paripurna kemarin itu antara fraksi Demokrat-Gerindra dengan beberapa fraksi soal Kunker. Namun bersama pa Wawali sudah kita konsultasikan, rekan-rekan pimpinan fraksi sudah mendengar maksud dan tujuan Kunker tersebut, sangat penting dan positif," tandas Maatita kepada media ini di kantor DPRD Kota Ambon, Selasa (12/12).

    Penting dan positif Kunker ke Belanda karena menurut Maatita, merupakan tindak lanjut dari pertemuan Forum Struktur Maluku di Rotterdam yang diatur Kedubes Indonesia di Belanda untuk kepentingan Maluku. Dimana didalamnya akan berbicara tentang penanganan sampah dan juga hibah air bersih. Apalagi, di Maluku, khususnya Kota Ambon sementara mengalokasikan dana lewat APBD untuk disalurkan guna pembuatan air bersih atau air layak minum kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

    Dimana mekanismenya, menurut Maatita Pempus nanti akan mengembalikan dana yang dialokasikan oleh Pemkot Ambon, kemudian dibuat infrastrukuturnya, airnya disalurkan, dilaporkan dananya dan akan dikembalikan. Artinya, kebijakan Pempus ini intinya adalah seluruh masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia harus mendapatkan pelayanan dasar berupa air bersih, minimal itu.

    "Sehingga kemarin dalam pertemuan di Jakarta kita mendengar juga tentang ada hibah dana air bersih dari beberapa pemerintah negara lain, seperti Australia, Belanda. Yang waktu disampaikan walikota Bandung, Ridwal Kamil. Itu yang menyebabkan setelah kita mengalokasikan anggaran untuk masyarakat berpenghasilan rendah bisa menjangkau air bersih, maka akan menjadi pilot project kita melanjutkannya bukan saja tahun ini tapi setiap tahun. Sehingga masyarakat sasaran minimal telah terjangkau pelayanan air bersih," beber ketua DPC PDI Perjuangan kota Ambon itu.

    Kunker ke Belanda alasannya hanya menghambur-hamburkan uang, ditepis Maatita. Karena menurutnya yang dikunjungi adalah Belanda, bukan Jakarta, Surabaya atau Makasar. Sehingga kalau ada hal mendesak, harus cepat kesana. Berbeda antara dalam dan luar negeri, yang segala urusannya lama dan sifatnya penting serta positif.

    "Tidak juga (hamburkan uang).Dibutuhkan semua fraksi pergi Kunker dimaksudkan supaya, kalau ada hal-hal krusial yang dibicarakan disana menyangkut harus ada kesepakatan atau persetujuan DPRD terhadap beberapa kebijakan yang akan diambil, itu tidak perlu lagi kita mesti pulang rapat di Ambon lalu balik lagi. Malahan itu lebih buang anggaran. Tapi sekali pergi yang hanya 9 orang dari fraksi, yah sudah selesai. Karena semua sudah bisa menjadi representasi DPRD, khan begitu. Lihat positifnya," tutup Maatita.

    Sebagaimana diketahui, rencana kunjungan kerja (Kunker) Walikota-Wawali Ambon, OPD dan perwakilan pimpinan-fraksi DPRD kota Ambon ke negara Belanda pada akhir pekan ini, tidak disetujui dua fraksi di DPRD saat sidang paripurna Senin (11/12), yakni Demokrat dan Gerindra. Keduanya beralasan kunker ke Belanda hanya hamburkan uang. Mereka pun memilih walk out dari ruang sidang sebagai bentuk protes. (KT-IA)



    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Demokrat-Gerindra Tolak, Maatita : Kunker ke Belanda Penting dan Positif Rating: 5 Reviewed By: Redaksi Kompas Timur
    Scroll to Top