close
BISA
  • Headline News

    Tuesday, December 20, 2016

    Bawaslu Sosialisasi Pendidikan Pengawasan Pemilihan Partisipatif

    TELAH DIRALAT DENGAN SURAT DIBAWAH INI

    Piru, Kompastimur.com
    Berbagai organisasi masyarakat sipil perlu dilibatkan dalam mengawasi seluruh tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Tahun 2017 guna memastikan proses Pilkada di daerah itu berjalan sebagaimana mestinya.
    Terkait maksud itu, Bawaslu Provinsi Maluku menggelar Sosialisasi Pedidikan Pengawasan Pemilihan Yang Partisipatif Pada Organisasai Masyarakat Sipil Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati SBB 2017.
    Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Fadly Silawane itu berlangsung di Gedung Mentari Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (19/12)
    sementara peserta yang dihadirkan dalam kegiatan itu datang dari berbagai macam  ormas/Aliansi yang ada di SBB. Diantaranya AMGPM, Yayasan NU, GP Ansor dan LPM.

    Sementara, selain Silawane yang ditampilkan sebagai narasumber, sejumlah narasumber lainnya pun ditampilkan dari Institut Tipa Damai Provinsi Maluku, Yayasan Asiatul Wasia Provinsi Maluku dan Yayasan Arika Mahina Provinsi Maluku. Dimana, mereka yang menjadi narasumber merupakan mitra kerja dari Bawaslu.
    Silawane dalam penyampaian materinya diselah-selah kegiatan itu mengatakan pesta demokarasi/Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah milik rakyat, dan sangat penting untuk dilaksanakan bersasarkan pada data empiris. 
    Olehnya itu, poin-poin penting yang harus diperhatikan oleh warga sipil untuk memastikan Pemilu berjalan hingga selesai dengan sukses ialah dengan cara  mengamati Komisi Pemilihan Umum (KPU), peserta pemilu dan pemilih. 
    Disini, lanjutnya, warga sipil berfungsi  mengontrol Panwas yang ada dan melapor tindakan-tindakan yang kurang baik terkait pemilu. Dimana, laporan itu harus mendasar dengan prosedur karena memakai waktu pelaporan minimal 7 hari berjalan.
    “Bagi pemilih harus namanya terdaftar di Catatan Sipil (Capil). Jika ia tidak terdaftar, maka tidak diwajibkan untuk mengikuti Pilkada 2017," ujarnya. (KT-MFS)



    Baca Juga

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Bawaslu Sosialisasi Pendidikan Pengawasan Pemilihan Partisipatif Rating: 5 Reviewed By: Kompas timur
    Scroll to Top